Artikel Ilmiah : G1B013098 a.n. NURLITA PERMATA DEWI

Kembali Update Delete

NIMG1B013098
NamamhsNURLITA PERMATA DEWI
Judul ArtikelAnalisis Efisiensi Pelayanan Kesehatan Dasar Dengan Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (DEA) di Kabupaten Banyumas Tahun 2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Puskesmas memiliki peran sebagai penyedia pelayanan kesehatan primer pada era Jaminan Kesehatan Nasional, maka dari itu Puskesmas dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal namun tetap efisien. Ketersediaan sumber daya kesehatan yang terbatas dapat mempengaruhi kinerja pelayanan Puskesmas, maka dari itu Puskesmas dituntut untuk mempunyai kemampuan manajerial yang baik. Peningkatan efisiensi diharapkan mampu untuk mengatasi masalah keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat efisiensi relatif pelayanan kesehatan dasar Puskesmas di Kabupaten Banyumas Tahun 2016.
Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan metode data envelopment analysis (DEA) dengan orientasi output. Penelitian ini menggunakan data sekunder laporan kinerja pelayanan 24 Puskesmas rawat jalan di Kabupaten Banyumas pada tahun 2016.
Hasil Penelitian : Pengukuran efisiensi menggunakan metode DEA VRS dengan orientasi output menunjukan bahwa dari 24 Puskesmas rawat jalan di Kabupaten Banyumas, 6 Puskesmas inefisien. Puskesmas inefisien tersebut adalah Puskesmas Kembaran I dengan skor efisiensi 0,82, Puskesmas Purwokerto Timur II dengan skor 0,62, Puskesmas Sumbang I dengan skor 0,84, Puskesmas Sumpiuh II dengan skor 0,52, Puskemas Tambak II dengan skor 0,499, dan Puskesmas Wangon II dengan skor efisiensi 0,46. Upaya peningkatan efisiensi Puskesmas yang inefisien adalah dengan mengoptimalkan kinerja input yang dimiliki Puskesmas untuk dapat menghasilkan output yang maksimal.
Kesimpulan : Terdapat 6 puskemas inefisien dari 24 puskesmas rawat jalan di Kabupaten Banyumas. Puskesmas inefisien tersebut belum mampu mengoptimalkan penggunaan sumber daya ketenagaan yang dimiliki oleh Puskesmas untuk memberikan pelayanan prima dan menghasilkan output pelayanan yang maksimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Puskesmas have a role as primary health care provider in national health insurance, hence Puskesmas is required to perform optimal and efficient services. Limited availability of health resources can affect health care performance of the Puskesmas, therefore Puskesmas have to have ability to manage their resources. Efficiency improvement is a way to overcome the limitations of resources owned by Puskesmas. The purpose of this study is to analyze relative efficiency level of primary health care in Puskesmas in Banyumas Regency in 2016.
Method : This study is descriptive quantitative research using data envelopment analysis (DEA) and output oriented approach as the method. This study using secondary data of Puskesmas performance report in Banyumas Regency in 2016.
Result : Measurement of efficiency using DEA VRS method of output orientation showed that from 24 Puskesmas, 6 of them are inefficient. The puskesmas that are inefficient is Puskesmas Kembaran I with efficiency score 0,82, Puskesmas Purwokerto Timur II with score 0,62, Puskesmas Sumbang I with score 0,84, Puskesmas Sumpiuh II with score 0,52, Puskemas Tambak II with score 0,499, and Puskesmas Wangon II with an efficiency score of 0.46. Efforts to improve the efficiency level of the inefficient Puskesmas is to optimize the input performance of Puskesmas to produce maximum output.
Conclusion : There are 6 inefficient Puskesmas out of 24 outpatient Puskesmas in Banyumas Regency. The inefficient Puskesmas has not been able to optimize the use of human resources owned by Puskesmas to provide excellent service and produce maximum service output.
Kata kunciEfisiensi, Data Envelopment Analysis, Puskesmas
Pembimbing 1Dr.sc.hum Budi Aji, S.KM., M.Sc.
Pembimbing 2Arif Kurniawan, S.KM., M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-08-14 14:56:30.233317
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.