Artikel Ilmiah : B1J013095 a.n. ERNESTIN SIANIPAR

Kembali Update Delete

NIMB1J013095
NamamhsERNESTIN SIANIPAR
Judul ArtikelSTRUKTUR KOMUNITAS TERIPANG DI PULAU MATAKUS KEPULAUAN TANIMBAR KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia) Penurunan populasi terjadi di sebagian besar negara eksportir, termasuk Indonesia. Hal ini menyebabkan timbul wacana untuk memasukkan teripang dalam Apendiks II CITES (The Convention on Trade in Endangered Speces of Wild Fauna and Flora). Namun, penentuan status Apendiks CITES teripang masih sulit dilakukan akibat minimnya data biologi dan ekologi teripang dari negara-negara eksportir. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dasar struktur komunitas teripang di Pulau Matakus, Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara Barat (MTB) dan faktor lingkungan yang diduga mempengaruhi struktur komunitas tersebut. Hasil penelitian menemukan 9 spesies teripang dengan jumlah 320 individu teripang. Komunitas teripang di Pulau Matakus memiliki kepadatan yang rendah, yaitu 9,7 ind.100m-2. Keanekaragaman teripang tergolong rendah (H’= 1,1750), kemerataan spesies yang sedang (e = 0,6438), dan dominansi spesies yang relatif rendah (D = 0,3562). Berdasarkan pola pengelompokan struktur komunitas teripang dengan faktor lingkungan yang diukur, hasil pengelompokkan menunjukkan bahwa parameter faktor lingkungan yang diamati tidak mempengaruhi struktur komunitas teripang di Pulau Matakus, Kepulauan Tanimbar, MTB.
Abtrak (Bhs. Inggris)The population of sea cucumber was reported to decline in all sea cucumber exporting countries including Indonesia. This condition has led CITES (The Convention on Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) to include sea cucumbers in Appendix II. However, the rationale of the inclusion of sea cucumbers in the list of Appendix II is rather difficult due to the lack of biological and ecological data of sea cucumber populations from exporting countries, including Indonesia. This research aimed to obtain baseline data on the sea cucumber community structure and their environmental factors in Matakus Island, Tanimbar Islands, Maluku Tenggara Barat. This study identified 9 species of sea cucumbers from a total sample of 320 individuals. The Matakus Island has sea cucumber density counted at 9,7 ind.100 m-2, the diversity index measured was H' = 1.17, the evenness index was e = 0.64, and the species dominance index was D = 0.36. The cluster analysis found that the environmental factors did not contribute to the establishment of sea cucumber community structure on Matakus Island.
Kata kunciTeripang, Struktur Komunitas, Pulau Matakus
Pembimbing 1Romanus E. Prabowo, S.Si, M.Sc, Ph.D.
Pembimbing 2Dr.rer.nat. Erwin R. Ardli, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2017-08-13 08:24:28.673514
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.