Artikel Ilmiah : E1A011209 a.n. DIMAS RENALDI
| NIM | E1A011209 |
|---|---|
| Namamhs | DIMAS RENALDI |
| Judul Artikel | Upaya Penyidik Dalam Melakukan Penyidikan Tindak Pidana Cybercrime Yang Berkaitan Dengan Pornografi Dan Pornoaksi (Studi di Wilayah Hukum Polres Bekasi) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pornografi dan Pornoaksi di Indonesia, seperti yang diketahui sudah berlangsung lama. Cyberporn termasuk salah satu jenis cybercrime yang serius dan menimbulkan kerugian melebihi segalanya karena yang diserang tidak hanya web, data, peralatan TI, kantor/Perusahaan dan peralatan lain yang sifatnya dimiliki perorangan dan golongan. Cyberporn akan menyerang dan merusak generasi muda dari suatu bangsa yang keamanan internet rendah atau tingkat kejahatan cyberporn tinggi. Dan akibat fatalnya tidak hanya sek bebas, tapi adanya penurunan Sumber Daya Manusia karena hanya berorientasi pada pornografi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis penerapan penyidikan terhadap tindak pidana cybercrime yang dilakukan di wilayah Bekasi dan mengetahui hambatan yang dihadapi oleh penyidik di wilayah Bekasi. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif. Metode Pengambilan informan dengan menggunakan Purposive Sampling dengan criterian based selection dan metode analisis data secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kewenangan penyidikan yang dilakukan di Bekasi dilakukan oleh Kepolisian. Dalam proses penyidikan, penyidik bisa menggunakan upaya paksa khusus terhadap tersangka untuk menemukan barang bukti dan dapat menggunakan ilmu bantu lain di tingkat pemeriksaan. Selain itu dalam proses penyidikan, penyidik bisa melakukan gelar perkara untuk menemukan alat bukti baru dan keterangan lain mengenai perkara. Faktor yang menghambat penyidikan di wilayah Bekasi yaitu faktor sarana prasarana, dan masyarakat. Kata Kunci : Penyidikan,tindak pidana cybercrime, pornografi |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Abstract Pornography and pornoaction in Indonesia, as it has been known for ages. Cyberporn is one of the most serious types of cybercrime and it causes disadvantages not only web, data, IT equipment, office/company and other equipments are owned by individuals and groups which those are not being attacked. Cyberporn will attack and damage the young generations of a nation that have low internet security or the highly cyberporn crime rate. And the fatal consequences is not only free sex, but there is the decline of human resources just because it’s only oriented to pornography. The purpose of this research is to know and analyze about the investigation of cybercrime that conducted in Bekasi and get to know the obstacles by investigator in Bekasi area. The approach method used in this research is sociologist juridical and using descriptive research spesifications. The method of taking informant by using Purposive Sampling with the criterion based selection and method of data analysis qualitatively. Based on the research result, the investigation authority in Bekasi is conducted by the police. In the process of investigation, the investigator may use special enforceable efforts against the suspect to find new evidence and may use other assistive science at the examination level. In addition, in the investigation process, the investigator can make a case title to find new evidence and other information about the case. Factors that hampered the investigation in Bekasi area is infrastructure and community facilities. Keywords: Investigation, cybercrime, pornography |
| Kata kunci | Kata Kunci : Penyidikan,tindak pidana cybercrime, pornografi |
| Pembimbing 1 | Pranoto, S.H., M.H |
| Pembimbing 2 | Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H |
| Pembimbing 3 | Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2017-08-11 04:04:20.668637 |