Artikel Ilmiah : E1A012352 a.n. RODOLI PATARULI SIJABAT
| NIM | E1A012352 |
|---|---|
| Namamhs | RODOLI PATARULI SIJABAT |
| Judul Artikel | PERAN PENYIDIK BNN DALAM PENGUNGKAPAN KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KALANGAN KEPOLISIAN (Studi di Polda Metro Jaya) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pada Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dijelaskan bahwa narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.Kepolisian memiliki tugas dan wewenang untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu apabila terdapat anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia baik yang bertugas di tingkatan daerah maupun pusat melakukan penyalahgunaan narkotika akan mencoreng citra kepolisian. Pasalnya polisi yang seharusnya ikut memberantas peredaran narkoba malah menggunakan benda tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penelitian ini berjudul Peran Penyidik BNN Dalam Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan Kepolisian (Studi di Polda Metro Jaya). Penelitian ini adalah yuridis sosiologis. Dengan menggunakan data yang diperoleh secara langsung dari orang-orang yang menduduki jabatan dalam Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional. Dan data sekunder yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, buku literatur, karya-karya ilmiah serta dokumen-dokumen yang ada hubungannya dengan tindak pidana narkotika. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peran penyidik BNN dalam penyidikan tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Polda Metro Jaya berkonsentrasi bukan terhadap pengguna tetapi terhadap jaringan. BNN berfokus pada produsen, broker dan kurir narkotika. Dalam praktik penyidikan tindak pidana penyalahgunaan narkotika menemukan bahwa ada anggota polisi yang melanggar, maka akan tetap diproses secara hukum berdasarkan KUHAP. Karena sesuai dengan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, polisi merupakan masyarakat sipil. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In Article 1 paragraph (1) of Law no. 35 Year 2009 on Narcotics explained that narcotics are substances or drugs derived from plants or non-plants, either synthetic or semisintetis, which can cause decreased or change of consciousness, loss of taste, reduce to eliminate pain, and can cause dependence.Policing is essentially a function of government and institutions engaged in the maintenance of security and public order. As a police agency or organization has the duty and the authority to maintain security and public order, enforce the law and provide protection, guidance and service to the community. It is unfortunate that in fact in Metro Jaya regency, some police members involved in criminal cases is drug abuse. Background as described above, the authors are interested in doing research entitled BNN Investigators Role in Implementation of Law Enforcement Crime Narcotics Abuse Committed by Police Members at the Resort Metro Jaya. Terms of the method used, this research can be classified in juridical sociological research, because in this study the authors conducted research in the location directly by examining the application of the law. The research was conducted at the BNN and police station Metro Jaya, sources of data used are secondary data, primary data and secondary data while data collection techniques with interviews and literature study. The collected data was then analyzed qualitatively by using the deductive method of analyzing the problems of a general nature then specifically drawn to the conclusion based on existing theories. From the research, BNN investigator role in the criminal investigation of drug abuse at the Jakarta Police to concentrate not on the user but to the network. BNN focuses on manufacturers, brokers and couriers of narcotics. And Resort Metro Jaya are expected to continue to maintain a commitment to law enforcement efforts to its members without discrimination and should give strict punishment to members who commit drug abuse. |
| Kata kunci | Tindak pidana – narkotika – anggota kepolisian |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr.Hibnu Nugroho,S.H.,M.H. |
| Pembimbing 2 | Pranoto,S.H.,M.H. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2017-08-10 18:48:11.695586 |