Artikel Ilmiah : F1G013025 a.n. M. FAUZI
| NIM | F1G013025 |
|---|---|
| Namamhs | M. FAUZI |
| Judul Artikel | GAYA BAHASA ROMANTISME PUISI-PUISI DALAM NOVEL CAHAYA CINTA PESANTREN KARYA IRA MADAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian yang berjudul “Gaya Bahasa Romantisme Puisi-Puisi dalam Novel Cahaya Cinta Pesantren Karya Ira Madan”, pada dasarnya membahas dan menganalisis gaya bahasa kiasan serta romantisme yang terkandung pada puisi- puisi dalam novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa perbandingan, perumpamaan, dan hiperbola puisi-puisi dalam novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan, (2) mendeskripsikan romantisme puisi-puisi dalam novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Data yang dikumpulkan berupa puisi-puisi dalam novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah membaca sumber data, mencatat data, dan mengklasifikasikan data. Teknik analisis data yang digunakan ialah mendeskripsikan gaya bahasa, mendeskripsikan romantisme, dan membuat simpulan. Berdasarkan analisis dan pembahasan pada penelitian tentang romantisme yang terkandung dalam puisi-puisi pada novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan dapat diperoleh data sebagai berikut, 4 bagian yang sudah diteliti terdapat total 70 kalimat, 47 data dari 70 kalimat tersebut mempunyai ciri-ciri romantisme. Data romantisme tersebut mengandung 11 majas personifikasi, 21 majas metafora, 10 majas hiperbola, 7 majas perumpamaan, 1 majas simile, 3 majas pars pro toto, dan 1 majas totem pro toto. Puisi-puisi dalam novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan di atas menunjukkan banyaknya bahasa kiasan metafora yang digunakan dalam romantisme puisi tersebut. Terdapat 21 data majas metafora dari total 47 data yang termasuk romantisme, hal ini terbukti bahwa metafora merupakan majas yang paling banyak digunakan dalam romantisme puisi-puisi dalam novel tersebut. Tujuan pemakaian majas metafora pada puisi-puisi dalam novel tersebut yaitu menyamakan suatu hal dengan hal yang lain agar puisi yang terdapat pada novel menjadi lebih indah dan menarik, selain itu juga dapat memberikan gambaran yang jelas, lebih menarik, dan lebih hidup. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The study entitled “Figurative language and Romanticism of the Poems Contained in the Novel Cahaya Cinta Pesantren Written by Ira Madan” basically discusses and analyzes of figurative language and romanticism of the poems contained in the novel Cahaya Cinta Pesantren written by Ira Madan. The research purposes are (1) to describe the figurative language use of comparison, parable, and hyperbole of the poems contained in the novel Cahaya Cinta Pesantren written by Ira Madan, (2) to describe the romanticism of the poems contained in the novel Cahaya Cinta Pesantren written by Ira Madan. This research employs a descriptive analytical method. The collected data are in the forms of poems contained in the novel Cahaya Cinta Pesantren written by Ira Madan. The data are collected through reading, recording, and classification. Furthermore, the data are analyzed by describing the figurative language, romanticism, and conclusion. Based on the research analysis and discussion on romanticism of the poems contained in the novel Cahaya Cinta Pesantren written by Ira Madan, it shows that among those 4 analyzed parts, there are 70 sentences which 47 of them have romanticism characteristics. Those romanticism data consist of 11 personifications, 21 metaphors, 10 hyperboles, 7 parables, 1 simile, 3 pars pro totos, and 1 totem pro toto. Some poems contained in the novel Cahaya Cinta Pesantren written by Ira Madan above show that there are many metaphorical language used in the poems’ romanticism. It proves that metaphor is a figurative language mostly used in romanticism of the poems contained in the novel Cahaya Cinta Pesantren written by Ira Madan. The use of metaphors in those poems is to equalize one thing to the others that the poems contained in the novel not only become prettier and more interesting but also provide clearer and livelier description. |
| Kata kunci | gaya bahasa, puisi-puisi, romantisme |
| Pembimbing 1 | Drs. H. BAMBANG LELONO, M.Hum |
| Pembimbing 2 | IMAM SUHARDI, S.S, M.Hum |
| Pembimbing 3 | WIEKANDINI DYAH PANDANWANGI, S.S, M.Hum |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 67 |
| Tgl. Entri | 2017-08-10 05:04:27.21917 |