Artikel Ilmiah : F1C013074 a.n. MUTQINUL FAHMI
| NIM | F1C013074 |
|---|---|
| Namamhs | MUTQINUL FAHMI |
| Judul Artikel | Analisis Framing Pemberitaan 2 Tahun Kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo pada Media Televisi TvOne dan MetroTV |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh situasi dan kondisi perpolitikan di Indonesia yang tidak pernah berhenti diberitakan oleh berbagai media. Berbagai media di Indonesia baik media konvensional maupun media baru tidak pernah istirahat dalam memberitakan berbagai agenda politik yang terjadi di Indonesia. Mulai dari agenda penting seperti pemilihan umum presiden, rapat kabinet, rapat paripurna hingga kegiatan kampanye calon tidak pernah luput dari sorotan media. Namun dalam pemberitaannya kadang kala setiap media memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menyampaikan beritanya, tidak terkecuali dengan berita seputar kinerja 2 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo yang diberitakan tepat pada tanggal 20 Oktober 2016 lalu. Pengambilan sudut pandang yang berbeda dalam menyampaikan informasi ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap orientasi politik masyarakat saat itu untuk memilih akan pro atau kontra terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kemampuan media dalam mengambil sudut pandang tertentu terhadap suatu peristiwa disebut dengan framing media. TvOne dan MetroTV, dua media televisi yang cukup berpengaruh di Indonesia dan telah memproklamirkan diri sebagai tv berita di Indonesia tidak ketinggalan dalam menyampaikan berita seputar peristiwa ini. Kedua media ini juga memiliki sudut pandang tersendiri dalam memberitakan peristiwa ini. Oleh karena itulah dibutuhkan penelitian mengenai analisis framing lebih mendalam terhadap berita-berita berkaitan dengan peristiwa ini yang disampaikan oleh TvOne dan MetroTV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing yang mengambil model milik Robert N. Entman yang memiliki 4 konsepsi framing, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgement dan treatment recommendation. Hasil analisis framing menggunakan model Robert N. Entman ini mengungkapkan bahwa TvOne cenderung mengambil langkah aman sedangkan MetroTV cenderung pro terhadap kinerja 2 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo selama menjadi orang nomor satu di Indonesia dengan berbagai ciri khas pemberitaan dari kedua media televisi tersebut. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is conducted regarding to Indonesian politics atmosphere that has never been stopped being exposed by the media. Enormous media, both conventional and contemporary, seem to never stop exposing about political agendas in Indonesia. The exposure varies from the important one such as presidential election, Cabinet and plenary meeting, to candidacy campaign. However, each of the media often holds onto different point of view in the term of news reporting. This has also applied to news surrounding the 2-year performance report of President Joko Widodo on October 20th, 2016. Different point of view chosen by media in order to deliver information absolutely affects the political orientation of the society that time; whether to go pro or contrary towards the performance report of President Joko Widodo. The ability of media to deliver news according to a certain point of view is called media framing. TvOne and MetroTV, two most influential media in Indonesia and self-proclaimed news source, intensively delivered news surrounding the presidential report. These media have also known for their particular points of view in delivering news. This is the reason why a research is considered important in order to do framing analysis, even deeper, towards the news regarding the presidential performance report delivered by TvOne and MetroTV. This research is conducted using qualitative and framing analysis method of Robert N. Entman, including the four framing conceptions which are define problems, diagnose causes, make moral judgment, and treatment recommendation. Shown result is TvOne tends to take safe steps in news delivery, while MetroTV can be classified pro towards the 2-year presidential performance report of Joko Widodo. Both media are still with diverse news delivery characteristics. |
| Kata kunci | analisis framing, media televisi, model Robert N. Entman, Joko Widodo, kinerja pemerintahan |
| Pembimbing 1 | Drs. Ch. Herutomo, M. Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Edi Santoso, M. Si. |
| Pembimbing 3 | Dra. Hj. Sri Pangestuti, M. Si. |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2017-08-09 18:47:54.678652 |