Artikel Ilmiah : A1L011157 a.n. ADITYA DWI SAPUTRA

Kembali Update Delete

NIMA1L011157
NamamhsADITYA DWI SAPUTRA
Judul ArtikelSTATUS KETERSEDIAAN HARA K SEBAGAI DASAR REKOMENDASI PEMUPUKAN DI PT
PERKEBUNAN NUSANTARA IX UNIT USAHA KARET KRUMPUT (PERSERO)
KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya kandungan unsur hara K-total, K-tertukar dan
menentukan rekomendasi pemupukan kalium pada setiap satuan lahan perkebunan karet PT. Perkebunan
Nusantara IX Unit Usaha Karet Krumput (Persero) Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan pada bulan
Oktober 2017 sampai November 2017. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Penentuan titik sampel
dilakukan dengan pendekatan fisiografis. Deliniasi satuan lahan dilakukan dengan cara menumpangsusunkan
peta (overlay) dari peta rupa bumi, peta administrasi, peta jenis tanah, peta kelerengan daerah penelitian.
Berdasarkan analisis fisiografis daerah survei bisa dibagi menjadi 12 satuan lahan (SL) dengan total luas 1.200
Ha. Setiap satuan lahan diwakili oleh 1 sampel komposit yang berasal dari beberapa titik pengambilan. Variabel
yang diamati meliputi variabel utama yaitu K-total, K-tersedia dan variabel pendukung meliputi BJI (Berat Jenis
Isi), BJP (Berat Jenis Partikel), porositas tanah, kandungan C-Organik, pH tanah, KTK, dan kejenuhan basa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan K-total dan K-tersedia pada lokasi penelitian berkisar antara
0,13 meq/100g sampai 0,23 meq/100g dan 21 mg/100g sampai 30 mg/100g. Kandungan kalium pada lokasi
penelitian tergolong rendah. Dosis pupuk KCl yang dapat direkomendasikan untuk meningkatkan status hara
kalium berkisar antara 267,56 kg KCl/ha dan 787,08 kg KCl/Ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research aimed to know the contents of total-K and avalaible K as the basis of nitrogen fertilizer
recommendations on a rubber plantation of PT Nusantara Plantation IX (Persero) Krumput unit Banyumas.
The research was carried out from September 2016 until December 2016. Research was conduted base on a
survey method. Determination of the sample points were based on with physiographic approach. The land
Units (SL) were made by overlaying various maps including the administrative map, topographical map, map
of slope map of soil types, and land use map of the area of research, that produced 12 land units. Variables
observed comprised the main variables i.e. total N, available N and supporting variables including bulk density
(BD), particle density (PD), soil pH, DHL, the organic-C and CEC soil. The fertilizer need was determined
based on the mineral K needed to increase the of soil available K to the sufficiency level. Fertilization
recommendations is KCl. The results showed that the kalium contents on the site were classified as low levels.
The contents of total-K ranged from 0.13 meq/100g to 0.23 meq/100g. The available-K were between 21
mg/100g and 30 mg/100g. The recommended doses of KCl 267,56 and 787,08 kg KCl/Ha
Kata kunciK-total, K-tersedia, rekomendasi pemupukan K
Pembimbing 1Ir. Mochamad Nazarudin Budiono, M. Sc.
Pembimbing 2Drs. Prasmadji Sulistyanto, M. Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-08-08 05:15:14.509714
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.