| NIM | G1G012022 |
| Namamhs | ANDITO YUDHOTOMO |
| Judul Artikel | PERBEDAAN PENGARUH METODE PENGALIHAN PERHATIAN MENGGUNAKAN VIRTUAL REALITY ANTARA FITUR GAMES DAN OCULUS CINEMA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DAN NYERI SELAMA SERTA SETELAH PERAWATAN GIGI PADA ANAK (STUDI PADA SISWA SMP DI PURWOKERTO) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Rasa takut merupakan suatu respon emosional, timbulnya rasa takut berbeda-beda pada tiap individu hal ini terutama disebabkan oleh faktor usia dimana anak-anak lebih mudah merasakan takut. Ketakutan anak terkadang disertai oleh kecemasan sehingga bedampak pada meningkatnya persepsi nyeri pada saat perawatan gigi. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan pengaruh pemberian metode pengalihan perhatian menggunakan Virtual Reality terhadap penurunan tingkat kecemasan dan nyeri selama serta setelah perawatan gigi pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental randomized controlled clinical trial. Sampel pada penelitian ini menggunakan siswa smp berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu: kelompok kontrol dengan menggunakan oculus cinema (virtual reality pasif), dan kelompok perlakuan menggunakan games (virtual reality aktif). Pada semua kelompok diminta mengisi kuesioner STAI-T pada saat sebelum dilakukan perawatan dan kuesioner STAI-S setelah dilakukan perawatan untuk mengukur tingkat kecemasan, dan mengisi Wong Baker Faces Pain Rating Scale setelah perawatan untuk mengukur nyeri. Hasil dari uji independent t-test (p<0,05) menunjukkan bahwa kelompok perlakuan memiliki tingkat kecemasan dan nyeri yang lebih rendah dibanding kelompok kontrol. Simpulan dari hasil penelitian ini bahwa terdapat pengaruh pemberian metode pengalihan perhatiang menggunakan Virtual Reality terhadap penurunan tingkat kecemasan dan nyeri selama serta setelah perawatan gigi pada anak. Penggunaan metode pengalihan perhatian Virtual Reality fitur games lebih baik dibandingkan penggunaan fitur oculus cinema selama perawatan gigi pada anak. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Fear is an emotional responses, there is a difference in experiencing fear at each individuals mainly because of age factor which is children are more affected by fear. Child’s fear may be associated with anxiety which can affect pain perception during dental treatment. The aim of this study is to prove effect of distraction methods using virtual reality on reducing anxiety and pain during dental treatment in children. These research was an experimental randomized controlled clinical trial. Sample in this research using 30 junior high school students were divided into 2 groups: control group using oculus cinema (passive virtual reality), and treated group using games (active virtual reality). All group were administered to fill the STAI-T questionnaire before the dental procedure dan STAI-S questionnaire after finishing the dental procedure for anxiety, and fill the Wong Baker Faces Pain Rating Scale for pain. The result from independent t-test (p<0,05) showed that the treated group has a fewer anxiety level and pain than control group. Conclusion from this research that there is effect of distraction methods using virtual reality on reducing anxiety and pain during dental treatment in children. Distraction methods using virtual reality feature games are more effective than using feature oculus cinema during dental treatment in child. |
| Kata kunci | Metode pengalihan perhatian, virtual reality, tingkat kecemasan, Nyeri, perawatan gigi pada anak |
| Pembimbing 1 | Dr. drg. A. Haris Budi Widodo, M.Kes, A.P., S.Ip, S.E |
| Pembimbing 2 | drs. Hanifan Bambang Purnomo, M.Si, Psi |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 76 |
| Tgl. Entri | 2017-08-04 17:17:34.414945 |
|---|