Artikel Ilmiah : G1G013040 a.n. DEWI SISMA PUTRIASARI

Kembali Update Delete

NIMG1G013040
NamamhsDEWI SISMA PUTRIASARI
Judul ArtikelPENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica) TERHADAP KADAR TNF-α PASCAPENCABUTAN GIGI TIKUS MODEL DIABETES MELITUS TIPE-2
Abstrak (Bhs. Indonesia)Diabetes melitus merupakan kondisi sistemik yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan penyembuhan luka pascapencabutan gigi, hal ini berhubungan dengan banyaknya produksi sitokin, seperti TNF-α. Kunyit merupakan tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan sebagai alternatif pengobatan. Kurkumin, salah satu senyawa aktif pada kunyit memiliki potensi sebagai anti-inflamasi, antikarsinogenik, dan aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kunyit (Curcuma domestica) terhadap kadar TNF-α pascapencabutan gigi tikus diabetes. Jenis penelitian ini eksperimental laboratoris in vivo dengan 30 tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok 1 (kontrol negatif), kelompok 2 (kontrol sehat), P1 (tikus model diabetes melitus tipe-2 dan diberikan ekstrak kunyit 135 mg/kgBB), P2 (tikus model diabetes melitus tipe-2 dan diberikan ekstrak kunyit 270 mg/kgBB), P3 (tikus model diabetes melitus tipe-2 dan diberikan ekstrak kunyit 540 mg/kgBB). Hasil uji ELISA menunjukkan peningkatan dosis ekstrak kunyit semakin menurunkan kadar TNF-α. Kadar TNF-α mendekati kadar normal pada kelompok P1. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik dengan uji one way ANOVA dan post hoc LSD. Uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna antar semua kelompok, kecuali pada kelompok P2 dan P3 serta P1 dan K2. Simpulan pada penelitian ini yaitu pemberian ekstrak kunyit dapat menurunkan kadar TNF-α pada tikus model diabetes melitus tipe-2 setelah pencabutan gigi dan kadar TNF-α mendekati normal pada dosis 135 mg/kgBB
Abtrak (Bhs. Inggris)Diabetes mellitus is a systemic problem which cause impaired wound healing after tooth extraction, this condition relate to elevation of cytokine production, one of them is TNF-α. Turmeric is herbal that often used as alternatif medicine. Curcumin, one of active substance in turmeric have potential effects as antiinflammation, anticarcinogenic, and antioxidant. The purpose of this research to find out the effect of turmeric extract (Curcuma domestica) on TNF-α level after tooth extraction in type 2 diabetic rat model. The level of TNF-α This is experiment laboratoris in vivo research with 30 male wistar rats which divided to 5 groups, K1 (negative control), K2 (normoglicemic control), P1 (type 2 diabetic model given 135 mg/kgBB turmeric extract), P2 (type 2 diabetic model given 270 mg/kgBB turmeric extract), P3 (type 2 diabetic model given 540 mg/kgBB turmeric extract). ELISA test showed the decreasing level of TNF-α as the dose increased. TNF-α level in P1 group was approaching normal level. The research data was staticticaly analyzed by one way ANOVA and post hoc LSD. Statistic test showed significant differences between all groups except between P2 and P3, P1 and K2. Conclusion of this research is administration of turmeric extract can decrease TNF-α level after tooth extraction in type 2 diabetic rat model and TNF-α level approaching normal level at dose 135 mg/kgBB.
Kata kunciEkstrak kunyit, kurkumin, TNF-α, penyembuhan luka, ekstraksi gigi
Pembimbing 1Dr. drg. A. Haris Budi Widodo, M.Kes, A.P., S.IP., S.E
Pembimbing 2Hanif Nasiatul Baroroh, M.Sc., Apt
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2017-08-04 15:52:34.497392
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.