Artikel Ilmiah : D1E013122 a.n. ARIF RAHMAN

Kembali Update Delete

NIMD1E013122
NamamhsARIF RAHMAN
Judul ArtikelKonsentrasi VFA dan N-NH3 pada Rumput Raja, Rumput Setaria, Daun Singkong dan Azolla sp. secara In Vitro
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi VFA dan N-NH3 secara in vitro dari rumput raja, rumput setaria, daun singkong dan Azolla sp.. Penelitian menggunakan metode eksperiment secara in-vitro dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Adapun susunan perlakuannya yaitu : R1= 60% konsentrat + 40% Rumput Raja; R2 = 60% konsentrat + 40% Rumput Setaria; R3 = 60% konsentrat + 40% Daun Singkong; R4 = 60% konsentrat + 40% Azolla sp. Hasil penelitian menunjukan rataan konsentrasi VFA adalah R1 = 98.50 ± 5.12 mM, R2 = 154.00 ± 2.5 mM, R3 = 86.00 ± 5.42 mM, dan R4 = 90.00 ± 3.79 mM. Hasil penelitian menunjukan rataan konsentrasi N-NH3 adalah R1 = 21.28 ± 2.66 mM, R2 = 18.18 ± 1.79 mM, R3 = 22.34 ± 3.91 mM, dan R4 = 28.38 ± 2.66 mM. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa penggunaan keempat hijauan sebagai pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produk VFA dan N-NH3.
.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of the research was to determine the concentration of VFA and N-NH3 by in - vitro from king grass, setaria grass, cassava leaves and Azolla Sp. The research method was experiment by in-vitro at the laboratory of Nutrition and feedstuff sciences. Using Completely Randomized Design (CRD) which consisted of 4 treatments and 5 replications. The compositions of the treatments were : R1= 60% of consentrate + 40% of king grass; R2 = 60% of consentrate + 40% of setaria grass; R3 = 60% of consentrate + 40% of cassava leaves; R4 = 60% of consentrate + 40% of Azolla Sp. The results showed the averages of VFA concentration was R1 = 98.50 ± 5.12 mM, R2 = 154.00 ± 2.5 mM, R3 = 86.00 ± 5.42 mM and R4 = 90.00 ± 3.79 mM. Average of N-NH3 concentration was R1 = 21.28 ± 2.66 mM, R2 = 18.18 ± 1.79 mM, R3 = 22.34 ± 3.91 mM, dan R4 = 28.38 ± 2.66 mM. Analysis of variance showed that treatment significantly affected (P<0.05) volatile fatty acids and N-NH3.


Kata kunciVolatile fatty acids (VFA), NH3, rumput raja, rumput setaria, daun singkong dan Azolla sp
Pembimbing 1Ir. H. Suparwi, M.S
Pembimbing 2Ir. Nur Hidayat, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2017-08-03 23:43:24.145227
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.