Artikel Ilmiah : D1E012011 a.n. ADHI ALFIANTORO

Kembali Update Delete

NIMD1E012011
NamamhsADHI ALFIANTORO
Judul ArtikelPOTENSI HIJAUAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN RUMINANSIA DI KECAMATAN KERTANEGARA KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian berjudul Potensi Hijauan Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ruminansia di Kecamatan Kertanegara Kabupaten Purbalingga. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Pebruari - Maret 2017. Penelitian bertujuan mengetahui potensi hijauan pakan dari limbah pertanian dalam kondisi segar dan bahan kering (BK). Materi penelitian adalah limbah pertanian berupa jerami padi (JP), jerami jagung (JJ), jerami kacang tanah (JKT), jerami kacang panjang (JKP), jerami ubi jalar (JUJ) dan daun singkong (DS). Peubah yang diukur dalam penelitian ini adalah jenis dan bobot segar serta bobot bahan kering hijauan limbah pertanian tersebut, selanjutnya dihitung daya tampung ternak berdasarkan produksi BK hijauan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan data menggunakan pendekatan purposive sampling. Sampel diambil dari daerah berbukit, datar dan lembah. Analisis deskriptif digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk tabel dan dihitung rata-ratanya. Hasil penelitian menunjukan data rata-rata produksi hijauan dalam kondisi segar pertahun di Kecamatan Kertanegara yaitu jerami padi 80% atau 44.079,24 ton, jerami jagung 18,76% atau 10.310,67 ton, jerami ubijalar 0,58% atau 301,61 ton, jerami kacang tanah 0,39 % atau 207,19 ton, daun singkong 0,21% atau 168,09 ton, jerami kacang panjang 0,04% atau 24,00 ton. Total produksi hijauan limbah pertanian dalam BK yaitu 13.686,31 ton/th dari total lahan tanam seluas 2059 ha. Dengan asumsi kebutuhan BK per satuan ternak (ST) yaitu 13 kg, dapat disimpulkan Kecamatan Kertanegara memiliki daya dukung limbah pertanian sebagai pakan sebesar 1,26 ST/ha/th dan menunjukkan bahwa hijauan limbah pertanian di Kecamatan Kertanegara didominasi oleh jerami padi dan jerami jagung serta memiliki potensi sebagai pakan ruminansia di kecamatan tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)Research Potential Agricultural Waste Forage as the Ruminant Feed in Kertanegara sub-District Purbalingga Regency. This research was conducted from February - March 2017 in the sub-District of Kertanegara. The research aimed to determine the potential forages as ruminant feed from agricultural plant wastes in fresh matter and dry matter conditions. The research materials were rice straw, corn straw, peanut hay, long bean straw, sweet potato straw, and cassava leaves. The measured variables were the type of agricultural plant wastes and forage production capacity were then computed for livestock requirements. The method used was survey with data collection techniques using purposive sampling approach. Sample were taken from the hilly, flat and valley areas. Descriptive analysis was used to display tabulated data and to calculate the averages of the productions. The results of the study showed that rice straw represented 80 % of the annual total fresh forage production, namely 44,079.24 ton in average, corn straw represented 18.76 % or 10,310.67 ton in average, sweet potato straw represented 0.58 % or 310.61 ton in average, peanut hay represented 0.39 % or 207.19 ton in average, cassava leaves represented 0.21 % or 168.09 ton in average, and long bean straw represented 0.04 % or 24.00 ton in average. Total forage production of agricultural plant wastes in dry matter were 13,686.31 ton/year or equivalent to the requiements for ruminant feed 2,884.36 Animal Unit (AU). The conclusion is the Kertanegara sub-District is able to carry as many as 1.26 AU/hectare/year, and showed that agricultural plant wastes in the sub-district of Kertanegara was dominated by rice straw and corn straw and had potential as ruminant feed in this district.
Kata kunciLimbah pertanian, produksi dan daya dukung
Pembimbing 1Ir. Nur Hidayat, M.Si
Pembimbing 2Ir. Suwarno, M.Sc. Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-08-03 22:44:38.292416
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.