Artikel Ilmiah : A1L013073 a.n. RINA LISTANTI DWI HANESTI

Kembali Update Delete

NIMA1L013073
NamamhsRINA LISTANTI DWI HANESTI
Judul ArtikelEvaluasi Kerusakan Tanah Lahan Kering Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 150 Tahun 2000 di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penggunaan lahan kering tanpa memperhatikan kaidah konservasi lahan menyebabkan terjadinya kerusakan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui tingkat kerusakan tanah lahan kering di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga menurut Peraturan Pemerintah Nomor 150 Tahun 2000 dan 2) Mengetahui faktor penyebab dari kerusakan tanah lahan kering di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan di lahan kering yang ada di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, dimulai bulan Januari 2017 sampai Maret 2017. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta, Laboratorium Tanah dan Sumberdaya Lahan dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan metode survai berdasarkan peta satuan lahan homogen (SLH) yang diperoleh dari tumpang susun (overlay) peta jenis tanah, peta kelerengan dan peta penggunaan lahan. Penentuan sampel dengan metode Random Sampling Purposive. Variabel yang diamati meliputi ketebalan solum, kebatuan permukaan, komposisi fraksi, berat isi, porositas total, pH, daya hantar listrik (DHL), redoks dan jumlah mikroba. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif komparatif berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 150 Tahun 2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian termasuk dalam kelas potensi rusak rendah dan sedang dengan luas area 32,65% dan 67,35%. Faktor penyebab kerusakan tanah berdasarkan parameter kerusakan tanah adalah komposisi fraksi, berat isi, porositas total, derajat pelulusan air dan redoks. Upaya perbaikan dapat dilakukan dengan pengelolaan tanah.
Abtrak (Bhs. Inggris)The use of dry land without regard to the rules of land conservation leads to soil degradation. This research aims to: 1) Knowing the level of soil dry land damage in Karangreja Sub-district Purbalingga District according to Government Regulation Number 150 Year 2000 and 2) Knowing the causal factors of dry land soil damage in Karangreja Sub-district Purbalingga District. The experiment was carried out in dry land in Karangreja Sub-district of Purbalingga District, starting from January 2017 until March 2017. The soil analysis was carried out at the Laboratory of Agricultural Technology Assessment Institute of Yogyakarta, Soil and Land Resources Laboratory and Plant Protection Laboratory of the Faculty of Agriculture, University of Jendral Soedirman. This research uses survey method based on homogeneous land unit map (SLH) obtained from overlay of land type map, slope map and land use map. Determination of sample by Purposive Random Sampling method. The variables observed included solum thickness, surface unity, fraction composition, fill weight, total porosity, pH, electrical conductivity (DHL), redox and microbial count. The data obtained were analyzed by comparative descriptive method based on Government Regulation No. 150/2000. The results showed that the research area was included in the class of low and medium damaged potentials with an area of 32,65% and 67,35%. Factors causing soil damage based on soil damage parameters are fraction composition, fill weight, total porosity and redox. Improvements can be made with soil management.
Kata kuncilahan kering, kerusakan tanah
Pembimbing 1Ir. Begananda, M.S.
Pembimbing 2Drs. Prasmaji Sulistyanto, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2017-08-02 23:29:46.333411
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.