Artikel Ilmiah : D1E013230 a.n. IMAN NURRAKHMAT FIDJAYA

Kembali Update Delete

NIMD1E013230
NamamhsIMAN NURRAKHMAT FIDJAYA
Judul ArtikelPENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK RABAL DALAM PAKAN TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONVERSIPAKAN ITIK JANTAN LOKAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik rabal dalam pakan terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan itik jantan lokal. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap 4 perlakuan dan 5 ulangan. Pakan itik terdiri dari campuran jagung giling 20%, dedak padi 60% dan konsentrat 20% dengan kandungan nutrien pakan: protein kasar 17,44 %; energi metabolisme 2961 kkal/kg; serat kasar 7,7%; lemak kasar 9,64%, kalsium 0,138%; dan fosfor 0,392% yang merupakan pakan basal. Bahan yang ditambahkan adalah probiotik ragi dan bakteri asam laktat buatan sendiri yang mengandung Saccharomyces cerevisiae dan Lactobacillus casei strain shirota. Perlakuan yang diberikan adalah T0 (pakan basal), T1 (pakan basal + probiotik rabal 1 dosis), T2 (pakan basal + probiotik rabal 2 dosis) dan T3 (pakan basal + probiotik rabal 3 dosis), 1 dosis setara dengan 3 ml/liter. Materi yang digunakan adalah 80 itik jantan lokal umur 3 minggu. Data dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji orthogonal polynomial. Peubah yang diukur adalah pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik rabal 2 dosis dalam pakan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertambahan bobot badan (T0 = 569,75 g; T1 = 664,02 g; T2 = 692,55 g dan T3 = 630,4 g), dan konversi pakan (P<0,01) (T0 = 5,44 ; T1 = 4,62; T2 = 4,39 dan T3 = 4,91). Hasil uji orthogonal polynomial menunjukkan bahwa penambahan probiotik rabal (P<0,01) secara kuadrater meningkatkan pertambahan bobot badan dan menurunkan rasio konversi pakan dengan persamaan masing-masing Y = 568,502 + 46,12X – 4,345X2 dengan r2 sebesar 0,582 dan Y = 5,449 – 0,395X + 0,037X2 dengan r2 sebesar 0,672. Kesimpulan penelitian penambahan probiotik rabal dalam pakan dapat meningkatkan pertambahan bobot badan dan menurunkan konversi pakan itik jantan lokal dengan umur 4 sampai 5 minggu sampai dengan level 2 dosis.
Abtrak (Bhs. Inggris)The objective of the present study was to study the effect of rabal probiotics supplementation in the feed on body weight gain and feed convertion ratio of local male duck. This research was designed in a completely randomized design with 4 threatments and 5 replications. The duck feed used consists of a mixture of 20% milled corn, 60% rice bran and 20% concentrates with a nutrient content of: 17.44% crude protein, 2961 kcal/kg metabolic energy, 7.72% crude fiber, 9.64% crude fat, 1.34% calsium, and 0.392% phospor as the basal feed. The materials added was a homemade probiotics yeast and lactic acid bacteria containing Saccharomyces cerevisiae and Lactobacillus casei strain shirota. The treatments given were T0 (basal feed), T1 (basal feed + rabal probitics 1 dose), T2 (basal feed + rabal probiotics 2 doses), T3 (basal feed + rabal probiotics 3 doses), 1 dose equivalent to 3ml/liter. The material was 80 local male duck aged 3 weeks. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) continued to polynomial orthogonal test. Variables measured were body weight gain and feed convertion ratio. The result showed that the supplementation of rabal probiotics 2 doses very significantly (P<0.01) on body weight gain (T0 = 569.75 g; T1 = 664.02 g; T2 = 692.55 g and T3 = 630.4 g),and feed convertion ratio (P<0.01) (T0 = 5.44 ; T1 = 4.62; T2 = 4.39 and T3 = 4.91). Polynomial orthogonal test results showed that the supplementation of rabal probiotics (P<0.01) were quadraterly increased the body weight gain and decreased feed convertion ratio with each equation Y = 568.502 + 46.12X – 4.345X2 with r2 = 0.582 and Y = 5.449 – 0.395X + 0.037X2 with r2 = 0.672. In conclusion, supplementation rabal probiotics in the feed could be used to improve body weight gain and reduce feed convertion ratio local male ducks as 4 to 8 weeks used of age up to level 2 doses.
Kata kunciItik lokal, Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus casei strain shirota, pertambahan bobot badan, konversi pakan
Pembimbing 1Ir. Imam Suswoyo, M.Agr.Sc.
Pembimbing 2Dr. Ir. Rosidi, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2017-08-02 20:04:46.49377
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.