Artikel Ilmiah : E1A013045 a.n. SRI WAHYUNI
| NIM | E1A013045 |
|---|---|
| Namamhs | SRI WAHYUNI |
| Judul Artikel | PENEGAKAN HUKUM KASUS KEKERASAN TERHADAP UMAT BERAGAMA (Studi Kasus Kekerasan Yang Menimpa Penganut Syiah di Sampang Madura ) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Indonesia adalah negara yang plural dan menghormati perbedaan dan keanekaragaman suku, bangsa, aliran dan agama sesuai dengan berdasar prinsip Bhineka Tunggal Ika. Sebagai bangsa yang selalu menjungjung tinggi toleransi, Indonesia mengakui dan menjamin penghormatan terhadap kebebasan HAM di Konstitusi UUD 1945dan berbagai Konvensi dan Perjanjian Internasional tentang HAM . Hukum pidana berfungsi mengatur dan menyelenggarakan kehidupan masyarakat agar dapat tercipta dan terpeliharanya ketertiban umum. Sehingga tentu saja masyarakat berharap kekerasan yang mengatasnamakan agama yang terjadi pada Penganut Syiah di Sampang dapat diakomodir dengan penegakan hukum secara konsisten oleh para aparat penegak hukum di Indonesia. Selain tindakan tegas dengan memberikan hukuman sesuai dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia kepada para pelaku kekerasan di Sampang, diperlukan juga perlindungan terhadap saksi dan korban. Perhatian dan perlindungan terhadap kepentingan korban tindak pidana kekerasan di Sampang, Madura baik melalui proses peradilan pidana maupun melalui sarana kepedulian sosial tertentu merupakan bagian mutlak yang perlu dipertimbangkan dalam kebijakan hukum pidana dan kebijakan-kebijakan sosial baik oleh lembaga eksekutif, legislative dan yudikatif maupun oleh lembaga-lembaga sosial yang ada. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia is a plural country and respects the diversity and diversity of tribes, nations, schools and religions according to the principles of Bhineka Tunggal Ika. As a nation that always leads to high tolerance, Indonesia recognizes and guarantees respect for the freedom of human rights in the Constitution of the 1945 Constitution and the various Conventions and International Covenants on Human Rights. Criminal law functions to organize and organize community life in order to create and maintain public order. So of course people expect violence in the name of religion that occurs in Shias in Sampang can be accommodated with consistent law enforcement by law enforcement officers in Indonesia. In addition to firm action by punishment in accordance with the positive law applicable in Indonesia to the perpetrators of violence in Sampang, also required protection of witnesses and victims. Attention and protection of the interests of victims of violent crime in Sampang, Madura through either the criminal justice process or through certain social care facilities is an absolute part that needs to be considered in criminal law policies and social policies by both the executive, legislative and judicial institutions as well as by the institutions - existing social institutions |
| Kata kunci | PENEGAKAN HUKUM, KEKERASAN, SYIAH |
| Pembimbing 1 | DR. KUAT PUJI PRAYITNO, S.H., M.HUM |
| Pembimbing 2 | DR. NOOR AZIS SAID, S.H ., M.S |
| Pembimbing 3 | PROF. DR. AGUS RAHARJO S.H.,M.HUM |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2017-07-28 14:10:32.665797 |