Artikel Ilmiah : F1J011039 a.n. SEPTIANNISA RIZKI HENDRIYANTI

Kembali Update Delete

NIMF1J011039
NamamhsSEPTIANNISA RIZKI HENDRIYANTI
Judul ArtikelBentuk dan Fungsi Penggunaan Shuujoshi oleh Karakter Anime Fairy Tail Episode 1-5
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini mengkaji tentang bentuk dan fungsi penggunaan shuujoshi dalam anime Fairy Tail episode 1-5. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik untuk menganalisis bentuk dan fungsi shuujoshi berdasarkan teori Chino dan Shinmura. Sumber data yang digunakan adalah anime Fairy Tail episode 1-5. Data analisis berupa kalimat yang mengandung shuujoshi sebanyak 465 buah. Data shuujoshi yang berhasil ditemukan berjumlah 549 buah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis menggunakan teknik taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 bentuk shuujoshi antara lain bentuk ka (71), kana (7), kashira (12), na (72), ne (72), no (77), sa (3), wa (17) wayo (18), yo (131) noyo (22), ze (10), zo (24), -kke (2), -tteba (2), -i (1), mono (7), dan mono ka (1). Fungsi yang ditemukan berupa ungkapan perasaan (heran, senang, kagum, kecewa, marah/jengkel); penegasan kalimat; keputusan; sebagai kalimat pertanyaan (kepada orang lain atau diri sendiri); harapan; alasan; ketidakpuasan; ketidakpastian; menarik perhatian lawan bicara; pemberitahuan; ancaman; memastikan; mengikuti kalimat ajakan, perintah, dan larangan; menunjukkan kelemahlembutan; respon terkejut; respon terhadap pertanyaan retorikal; dan memamerkan kemauan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa bentuk yang paling banyak muncul dalam sumber data adalah bentuk yo dan variasinya berupa wayo dan noyo dengan fungsi ketegasan atau peringatan untuk menunjukkan sisi humor dan fungsi pernyataan untuk memberikan informasi kepada lawan bicara dan penonton. Hal ini menunjukkan bahwa shuujoshi yo digunakan sebagai bentuk kedekatan antar karakter dalam anime tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is to explore and describe the classification and purpose of shuujoshi in Fairy Tail anime chapter 1 to 5. This research is using Chino’s and Shinmura’s classification and purpose of shuujoshi. The research method is a qualitative descriptive methods and Fairy Tail anime chapter 1 to 5 as resource data. The data is 465 sentences that contains of shuujoshi, which have 549 shuujoshis. The data collecting method used was collecting and record methods, and tacsonomy analysing methods. This research found 18 classification of shuujoshi which are ka (71), kana (7), kashira (12), na (72), ne (72), no (77), sa (3), wa (17), wayo (18), yo (131), noyo (22), ze (10), zo (24), -kke (2), -tteba (2), -i (1), mono (7), and mono ka (1). The purpose of using shuujoshi are the indication of feelings (amaze, joy, surprise, dissapointment, anger); affirmation or warning; decision; question (to someone or the speaker him/herself); hope; reason; dissatisfactory; uncertainty; to soften the speaker’s speech tone; information; intimidation/threat; to make sure; as invitation, order, or prohibition; respond of surprising; respond of rhetorical question; and to expose will. The result indicates that yo is the type that used the most, as the purpose of affitmation or warning to show some humor in Fairy Tail and as premonition to give audience about the information of the anime as they were just started. It shows how close the characters relationship.
Kata kunciFairy Tail, shuujoshi, bentuk, fungsi, semantik.
Pembimbing 1Idah Hamidah, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Anggita Stovia, S. Pd, M. Pd
Pembimbing 3Dr. Ely Triasih Rahayu, S.S., M. Hum
Tahun2017
Jumlah Halaman127
Tgl. Entri2017-07-27 20:10:05.828943
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.