Artikel Ilmiah : C1G014022 a.n. BAGUS ADI MULYA
| NIM | C1G014022 |
|---|---|
| Namamhs | BAGUS ADI MULYA |
| Judul Artikel | ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN BUMN SEBELUM DAN SELAMA DITERIMANYA KEBIJAKAN PENYERTAAN MODAL NEGARA PADA BUMN NON JASA KEUANGAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini mengambil judul “Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan BUMN Sebelum dan Selama Diterimanya Kebijakan Penyertaan Modal Negara pada BUMN Non Jasa Keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh kebijakan PMN terhadap kinerja keuangan BUMN yang meliputi 8 analisa rasio berdasarkan SK Kementerian BUMN Nomor:KEP-100/MBU/2002 yaitu:1)Return on Equity(ROE), 2)Return on Investment(ROI), 3)Cash Ratio, 4)Current Ratio, 5)Collections Period(CP), 6)Perputaran Persediaan(PP), 7)Total Asset Turn Over(TATO), dan 8)Total Modal Sendiri terhadap Total Aset(TMS terhadap TA). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan BUMN Non Jasa Keuangan periode tahun 2013-2015 yang menerima PMN pada tahun 2014 dan/atau 2015 serta Audited. Penentuan sampel dengan metode purposive sampling sehingga menghasilkan jumlah sampel 3 BUMN. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan dan analisis data kuantitatif sekunder, yaitu Data kuantitatif sekunder yang meliputi data alokasi PMN pada BUMN selama periode 2013-2015, laporan kinerja dan Laporan Keuangan BUMN terkait periode 2013-2015. Teknik pengumpulan data yaitu dengan studi dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis yang digunakan adalah analisa data keuangan menggunakan analisa rasio dan uji paired sample test. Hasil penelitian membuktikan bahwa: 1) Return on Equity(ROE) memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN yang menerima PMN, 2)Return on Investment(ROI) memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN yang menerima PMN, 3)Cash Ratio tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN yang menerima PMN, 4)Current Ratio tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN yang menerima PMN, 5)Collection Periods (CP) tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN yang menerima PMN, 6)Perputaran Persediaan (PP) tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN yang menerima PMN, 7)Total Asset Turn Over (TATO) memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN yang menerima PMN, 8)Total Modal Sendiri terhadap Total Aset (TMS terhadap TA) tidak memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN yang menerima PMN. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data pada periode selama PMN diberikan yaitu pada tahun 2015 dengan BUMN yang menjadi sampel merupakan BUMN Infrastruktur dengan periode waktu laporan keuangan 3 tahun. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study takes the title "Analysis of Difference in Financial Performance of SOEs Before and During the Acceptance of State Equity Participation Policy in SOEs. This study aims to explain and analyze the influence of PMN policy on the financial performance of BUMN which includes 8 ratio analysis based on SK Ministry of State Owned Company Number: KEP-100 / MBU / 2002 that is: 1) Return on Equity (ROE), 2) Return on Investment ), 3) Cash Ratio, 4) Current Ratio, 5) Collections Period (CP), 6) Inventory Turnover (PP), 7) Total Asset Turn Over (TATO), and 8) Total Own Capital to Total Assets (TMS against TA). This type of research is quantitative research. The population of this study is the financial statements of BUMN Non Financial Services period 2013-2015 that received PMN in 2014 and / or 2015 and Audited. Determination of samples by purposive sampling method so as to produce the number of samples 3 SOEs. Data used in this research is collecting and analysis of secondary quantitative data, that is secondary quantitative data covering data of PMN allocation to BUMN during period 2013-2015, performance report and BUMN Financial Report related period 2013-2015. Technique of collecting data that is by study of documentation and literature study. The method of analysis used is the analysis of financial data using ratio analysis and paired sample test test. The results of research show that: 1)Return on Equity (ROE) has a significant differences to the financial performance of SOEs receiving PMN, 2)Return on Investment (ROI) has a significant differences to the financial performance of SOEs receiving PMN, 3 )Cash Ratio has no significant difference to the financial performance of SOEs receiving PMN, 4)Current Ratio has no significant difference to financial performance of SOEs receiving PMN, 5)Collection Periods (CP) has no significant difference to the financial performance of SOEs receiving PMN, 6) Inventory Turnover (PP) has no significant difference to the financial performance of SOEs receiving PMN, 7) Total Asset Turn Over (TATO) has a significant differences to the financial performance of SOEs receiving PMN, 8) Total Own Capital to Total Assets (TMS to TA) has no significant differences to the financial performance of SOEs receiving PMN. Limitations in this study is to use data on the period during which PMN is given in 2015 with SOEs being sampled is a state-owned Infrastructure with a period of 3-year financial statements. |
| Kata kunci | Laporan Keuangan BUMN, Analisa Kinerja Keuangan BUMN, Peran Kebijakan PMN. |
| Pembimbing 1 | Dr. Adi Wiratno, MM, Ak, CA. |
| Pembimbing 2 | Drs. Sujono, M.Si, Ak, CA. |
| Pembimbing 3 | Umi Pratiwi, SE, M.Si, Ak, CA. (Dosen Penguji) |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2017-07-25 15:12:05.602276 |