Artikel Ilmiah : B1J012019 a.n. ISTIQOMAH

Kembali Update Delete

NIMB1J012019
NamamhsISTIQOMAH
Judul ArtikelPengaruh Konsentrasi BAP terhadap Pertumbuhan Kentang Kultivar Granola dalam Sistem Aeroponik dengan Nutrien Berbeda
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kentang kultivar granola merupakan salah satu kultivar yang banyak dibudidayakan. Budidaya kentang granola dengan sistem aeroponik memiliki prospek yang baik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara konsentrasi BAP dan jenis nutrien terhadap pertumbuhan kentang kultivar granola dalam sistem aeroponik, serta menentukan konsentrasi BAP dan jenis nutrien terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan kentang kultivar granola dalam sistem aeroponik. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan rancangan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola perlakuan faktorial. Faktor pertama adalah jenis nutrien (N) yang terdiri atas nutrient growmore (N1) dan AB mix (N2). Faktor kedua adalah konsentrasi BAP (B) yang terdiri atas 0 µM (B0), 5 µM (B1), 10 µM (B2), dan 15 µM (B3). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan tanaman kentang kultivar granola. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA), dilanjutkan dengan uji Duncan dengan tingkat kepercayaan 95%. Pertumbuhan tanaman kentang granola dalam sistem aeroponik dipengaruhi oleh interaksi antara BAP dan nutrien khususnya pada parameter tinggi tanaman. Media growmore dengan penambahan 15 µM BAP (N1B3) menghasilkan laju pertumbuhan relatif tinggi tananam kentang kultivar granola paling tinggi, yaitu 0,0852.
Abtrak (Bhs. Inggris)Granola cultivar of potato is one of the commonly cultivated potato cultivar. Plant production using aeroponics system offers a very good prospect. This research has been conducted to study the effect of interaction between BAP concentration and nutrient on the growth of granola cultivar ofpotato in aeroponics system, and to determine the concentration of BAP and the best nutrient to promote the growth of granola cultivar ofpotato in aeroponics system. This research has been carried out experimentally using a completely randomised design (CRD) on factorial treatment pattern. The first factor was the kind of nutrients (N) consisting of nutrient growmore (N1) and AB mix (N2). The second factor was the concentration of BAP (B) consisting of 0 μM (B0), 5 μM (B1), 10 μM (B2), and 15 μM (B3). The variable observed was the growth of granola cultivar ofpotato. The parameters measured were plant height, leaf number, and leaf area. The data obtained were analysed using an analysis of variance at 95% level of confidence. The research results showed that the growth of granola cultivar of potato was controlled by the interaction between nutrient and BAP used, especially on plant height parameter. Growmore nutrient supplemented with 15 µM BAP (N1B3) resulted in the highest relative growth rate, namely 0,0852.
Kata kunciAeroponik, kentang, granola. BAP, nutrien
Pembimbing 1Sugiyono, S.Si., Ph.D.
Pembimbing 2Dr. Elly Proklamasiningsih M.P.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2017-07-24 17:22:16.064382
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.