Artikel Ilmiah : A1L013192 a.n. ROHMAH WIJININGRUM

Kembali Update Delete

NIMA1L013192
NamamhsROHMAH WIJININGRUM
Judul ArtikelAplikasi Metabolit Sekunder Dua Isolat Pseudomonas fluorescens terhadap Penyakit Pembuluh Kayu pada Tanaman Kakao
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan metabolit sekunder dua isolat P. fluorescens P20, P.fluorescens P60 maupun gabungannya terhadap penyakit pembuluh kayu dan pertumbuhan tanaman kakao. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dan di Dusun Gambiran, Desa Bunder, Kecamatan Pathuk, Kabupaten Gunung Kidul pada bulan Oktober 2016 sampai dengan bulan Februari 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 6 ulangan dan 4 perlakuan yang terdiri atas kontrol, metabolit sekunder P. fluorenscens P20, metabolit sekunder P. fluorenscens P60, dan gabungan P. fluorenscens P20 dengan P. fluorenscens P60. Variabel yang diamati meliputi intensitas penyakit dan jumlah tunas baru. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi P. fluorenscens P60 paling efektif menghambat intensitas penyakit pembuluh kayu pada kakao hingga 44,69% dan meningkatkan pertumbuhan tunas pada tanaman kakao hingga 111,139 %. Semua perlakuan mampu meningkatkan kandungan senyawa fenol (saponin, tanin dan glikosida) secara kualitatif.

Abtrak (Bhs. Inggris)The research aimed to study the secondary metabolite application of two P. fluorescens P20 and P. fluorescens P60 isolate, or their combination on the Vascular Streak Dieback and its effect on growth of cocoa. This research was carried out at the Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto and cocoa plantation at Gambiran, Bunderan Village, Patuk Sub-District, Gunung Kidul Regency, form Oktober 2016 to February 2017. Randomized block design was used with 6 replicates and 4 treatments consisted of control, secondary metabolit P. fluorescens P20, P. fluorescens P60 of secondary metabolit and combined isolates. Variables observed were disease intensity, number of shoots, and phenolic compound analysis. Result of the research showed that secondary metabolit of P. fluorescens P60 a was most effective treatment to decrease the disease intensity as 44,69 % and to increase the shoots growth as 111,139%. All treatments could increase phenolic coumpounds (saponins, tannins, and glicosides) qualitatively.
Kata kuncikakao, metabolit sekunder Pseudomonas fluorenscens, penyakit pembuluh kayu
Pembimbing 1Loekas Soesanto
Pembimbing 2Endang Mugiastuti
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-07-19 21:21:53.099303
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.