Artikel Ilmiah : F1C013048 a.n. AFNI PAMANGKUWASKITA

Kembali Update Delete

NIMF1C013048
NamamhsAFNI PAMANGKUWASKITA
Judul ArtikelKeterbukaan Diri Remaja Putri Panti Asuhan Darul Hadlonah Purwokerto melalui Media Sosial Facebook
Abstrak (Bhs. Indonesia)Keterbukaan diri atau self disclosure erat kaitannya dengan komunikasi antarpribadi. Karena dalam melakukan komunikasi antarpribadi, individu dituntut untuk melakukan keterbukaan diri mengenai informasi pribadinya. Media sosial Facebook menjadi media untuk melakukan keterbukaan diri mengenai berbagai informasi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana keterbukaan diri yang dilakukan oleh remaja yang tinggal di panti asuhan. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deksriptif yang akan menghasilkan kata-kata tertulis dari subjek yang diteliti serta perilaku yang diamati. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan memberikan pertimbangan tertentu sebagai syarat informan. Penelitian ini memiliki tujuh informan dari hasil pertimbangan tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan tidakadanya kedekatan antara informan dengan ibu pengasuh panti asuhan serta teman sebayanya. Hal tersebut yang menyebabkan para informan menggunakan Facebook sebagai media keterbukaan diri dengan menulis status yang berisi curahan hatinya. Keterbukaan diri remaja putri panti asuhan Darul Hadlonah dikategorikan menurut dimensi keterbukaan diri Teori Johari Windows.
Abtrak (Bhs. Inggris)Self disclosure is closely related with interpersonal communication. Because in conducting interpersonal communication, individuals are required to conduct self-disclosure of personal information. Social media Facebook becomes a medium for self-disclosure of various information. The aim of this study was to determine how the self-disclosure made by a teenager who lived in the orphanage. Researchers use qualitative methods with descriptive approach which will produce the written words of the subjects studied and the observed behavior. Selection of informants using purposive sampling technique to give particular consideration as a condition of informants. This study has seven informants from the results of certain considerations. The results of this study indicate the absence of closeness between the informant and the mother of the orphanage and his peers. This is causing the informant to use Facebook as a medium of self-disclosure by writing a status that contains pouring her heart. The self-disclosure of the orphans of Darul Hadlonah orphanage is categorized according to the self-disclosure dimension of Johari Theory of Windows.
Kata kunciKata Kunci: Komunikasi antarpribadi, Keterbukaan Diri, Remaja Putri dan Facebook
Pembimbing 1Dr. S. Bekti Istiyanto, M.Si
Pembimbing 2Dian Bestari S.R, S.IP., M.Ikom
Pembimbing 3Dr. Edi Santoso, M.Si
Tahun2017
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2017-06-15 12:30:34.315102
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.