| NIM | H1C013026 |
| Namamhs | AHMAD KHAFIDZ |
| Judul Artikel | RANCANG BANGUN SMART THREE LEVEL INVERTER DENGAN SISTEM PROTEKSI SUHU BERLEBIH DAN SISTEM MONITORING ONLINE BERBASIS INTERNET OF THINGS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abstrak- Pengembangan sumber energi listrik alternatif saat ini semakin digencarkan mengingat sumber energi fosil yang semakin berkurang. Seperti pengembangan pembangkit listrik tenaga surya yang memanfaatkan cahaya matahari untuk diubah menjadi energi listrik. Kita tahu listrik yang dihasilkan oleh panel surya adalah listrik arus DC yang mesti disalurkan ke batterai untuk disimpan. Akan tetapi energi listrik yang tersimpan dalam baterai tidak dapat langsung digunakan pada beban AC. Untuk itu diperlukan suatu inverter yaitu rangkaian elektronika daya pengonversi listrik arus DC menjadi listrik arus AC dengan tegangan 220 V/50 Hz agar dapat digunakan untuk menyuplai beban AC. Pada saat pengoperasian inverter dengan terhubung beban maka akan menimbulkan panas pada komponen inverter terutama komponen pensaklarannya yaitu IGBT. Penelitian yang akan penulis lakukan yaitu merancang inverter dengan sistem proteksi suhu berlebih dengan sistem monitoring online berbasis IoT. Sistem proteksi ini bertujuan untuk mengamankan inverter ketika suhu inverter melebihi suhu nominalnya maka sistem akan memutuskan rangkaiaan kontrol yang akan mematikan inverter. untuk mendukung kehandalannya maka dilengkapi dengan sistem monitoring online berbasis IoT agar suhu dapat dipantau secara jarak jauh agar dapat dilihat grafik kenaikan suhu tiap waktu sehingga dapat digunakan untuk perencanaan kedepan. Dalam proses pembuatannya dilakukan dalam beberapa tahap yaitu perancangan dan simulasi, pengujian, dan analisis hasil pengujian. Dari tahapan tersebut kemudian dapat diambil kesimpulan bahwa tegangan keluaran inverter akan mengalami penurunan seiring dengan penambahan beban pada inverter. Hal tersebut disebabkan oleh adanya rugi-rugi pada trafo yang digunakan terutama impedansi dalam trafo yang menyebabkan adanya arus inti yang mengalir sebelum terhubung dengan beban. Selain itu penurunan tegangan disebabkan oleh sambungan kabel input yang tidak sempurna mengakibatkan terjadinya losses daya pada inverter. Sensor DS18B20 bekerja dengan baik dengan tingkat ketelitian pembacaan 0,25oC sehingga tepat digunakan untuk mengatur kerja relay berdasarkan suhu yang terbaca. Relay akan aktif ketika suhu terbaca lebih dari 70oC sehingga inverter akan dalam kondisi mati karena relay memutuskan pembangkit sinyal pengendali inverter. ESP8266-01 berfungsi untuk mengirimkan data hasil pembacaan dari sensor suhu dan pembacaan pin relay ke server thingspeak.com melalui koneksi internet dengan access point agar suhu dan status relay dapat dipantau secara online pada thingspeak selain itu pengguna dapat mengunduh data hasil dari pembacaan suhu yang berhasil terkirim ke thingspeak.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Abstract- Development of alternative electrical energy sources is increasingly intensified since the source of diminishing fossil energy. As the development of solar power plants that use sunlight to convert into electrical energy. We know that the electricity generated by the solar panels is DC electrical current that must be supplied to the batteries for storage. However, the electrical energy stored in the battery can not be directly used in the AC load. It required an inverter is an electronic circuit power electric converters DC current into AC electric current at a voltage of 220 V / 50 Hz in order to be used to supply the AC load. At the time of the operation of the inverter with connected load will cause heat the inverter components mainly switch component is an IGBT. Research to be writers do is to design inverters with excess temperature protection system with online monitoring system based IOT. Protection system is intended to secure the inverter when the inverter temperature exceeds the nominal temperature, the system will disconnect the control circuit that switches off the inverter. to support the reliability of the online monitoring system equipped with IOT-based so that the temperature can be monitored remotely to be seen from the graph the temperature rises each time so that it can be used for future planning. In the manufacturing process carried out in several stages of design and simulation, testing, and analysis of test results. From that stage then it can be concluded that the inverter output voltage will decrease with the addition of a load on the inverter. It was caused by the losses in the transformer which is used primarily in the impedance transformer core that causes the current flowing before connecting to the load. Besides a voltage drop caused by the input cable connections are not perfect result in power losses in the inverter. DS18B20 sensor works well with the level of accuracy so precise readings 0,25oC used to set the relay based on the temperature is read. Relay will be active when the temperature is more than 70oC legible so the inverter will be switched off for the relay decide inverter control signal generator. ESP8266-01 serves to transmit data from the temperature sensor readings and readings pin thingspeak.com relay server via an Internet connection with an access point so that the temperature and relay status can be monitored online at thingspeak besides the user can download the data results from temperature readings were successfully sent to thingspeak. |
| Kata kunci | inverter, mikrokontroler arduino, DS18B20, ESP8266-01, Thingspeak |
| Pembimbing 1 | Dr. Eng. Suroso, S.T., M.Eng. |
| Pembimbing 2 | Winasis, S.T., M.Eng. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 175 |
| Tgl. Entri | 2017-05-19 05:30:11.593668 |
|---|