Artikel Ilmiah : F1A011011 a.n. ANDRI SYAFRIZAL

Kembali Update Delete

NIMF1A011011
NamamhsANDRI SYAFRIZAL
Judul ArtikelUpaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Home Industry melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Berspektif Gender (P2MBG) di Desa Nangkod, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pemberdayaan Masyarakat Berspektif Gender (P2MBG) merupakan sebuah model pemberdayaan masyarakat secara terpadu, yang melibatkan laki-laki dan perempuan dengan fokus utama pada peningkatan status dan kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif Deskriptif dengan teknik pemilihan informan yaitu teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, dan observasi, serta dokumentasi. Metode analisis data menggunakan Analisis Interaktif, serta menggunakan teknik Trianggulasi Sumber. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan home industry melalui P2MBG di Desa Nangkod melalui tiga tahapan pemberdayaan, yaitu: (1) Tahap penyadaran, melalui sosialisasi yang dilakukan Bapermasdes Kabupaten Purbalingga; (2) Tahap pengkapasitasan, melalui pembentukan dan pengorganisasian kelompok kemudian berlanjut pada pelatihan home industry; (3) Tahap pendayaan, berupa pendampingan. Adapun manfaat program pemberdayaan home industry di Desa Nangkod ialah: (1) Meningkatkan Pengetahuan dan Ketrampilan, (2) Menambah Pendapatan Keluarga , (3) Mengurangi Pengangguran. Kendala dalam pelaksanaan pemberdayaan home industry di Desa Nangkod, yaitu: 1) Padatnya Waktu dan Peranan Masyarakat Mitra P2MBG, 2) Peran Penyuluh yang Kurang Maksimal, 3) Ketidakdisiplinan masyarakat mitra. Pelaksanaan pemberdayaan home industry di Desa Nangkod masih sangat diperlukan perbaikan serta pengawasan dari berbagai elemen terutama dari pihak pemerintah setempat.
Kata Kunci : P2MBG, Pemberdayaan Masyarakat, Home Industry
Abtrak (Bhs. Inggris)Program Pemberdayaan Masyarakat Berspektif Gender (P2MBG) is an integrated community empowerment model, involving men and women with a primary focus on improving the status and position of women in families and communities. This study uses Descriptive Qualitative Research Methods with informant selection technique is Purposive Sampling technique. Data collection techniques use in-depth interviews, observation, and documentation. Methods of data analysis using Interactive Analysis, and using Source Triangulation techniques. The results of this study indicate that the effort of community empowerment in the development of home industry through P2MBG in Desa Nangkod through three stages of empowerment, namely: (1) Awareness stage, through socialization conducted Bapermasdes Kabupaten Purbalingga; (2) The stage of capturing, through the formation and organization of the group then continues on home industry training; (3) Empowerment stage, in the form of mentoring. The benefits of home industry empowerment program in Desa Nangkod are: (1) Increasing Knowledge and Skills, (2) Increasing Family Income, (3) Reducing Unemployment. Constraints in the implementation of home industry empowerment in Desa Nangkod, namely: 1) Dense Time and Role of Community Partners P2MBG, 2) The Role of Extension Officers, 3) Indiscipline partner community. Implementation of home industry empowerment in Desa Nangkod is still very needed improvement and supervision from various elements especially from local government side.
Keywords: P2MBG, Community Empowerment, Home Industry
Kata kunciKata Kunci : P2MBG, Pemberdayaan Masyarakat, Home Industry
Pembimbing 1Dr. Rili Windiasih, M.Si
Pembimbing 2Dra. Rin Rostikawati, M.Si
Pembimbing 3Drs. Nalfaridas B, M.Hum
Tahun2017
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2017-04-29 08:31:48.326677
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.