Artikel Ilmiah : F1I013027 a.n. GIYANTI WIDIASTUTI

Kembali Update Delete

NIMF1I013027
NamamhsGIYANTI WIDIASTUTI
Judul ArtikelImplikasi Information Warfare Rusia Terhadap Strategi Keamanan Latvia Tahun 2014-2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sebagai salah satu instumen dari power, Information Warfare telah menjadi subjek dari berbagai diskursus yang mendadak menjadi intens di Barat sejak terjadinya Krisis Ukraina tahun 2014. Dianggap sebagai anomali, Information Warfare memunculkan sebuah tipe baru dari peperangan dimana peperangan bersenjata telah menyerahkan posisi penentunya dalam pencapaian tujuan militer dan tujuan politiknya. Sebagai sebuah aktivitas yang sedang berlangsung dan konstan dilakukan, Information Warfare melingkupi berbagai aktivitas dan proses yang berbeda seperti mengkorup menambah, memanipulasi, distorsi maupun melenyapkan informasi dengan tujuannya yang defensif dan ofensif melalui instrumennya.
Rusia dipertimbangkan sebagai negara yang memimpin dalam aspek Information Warfare bahkan melebihi Barat. Implementasi Information Warfare yang mengakar pada tradisi Soviet, dilakukan dalam ranah domestik maupun eksternal yang turut membawa kekhawatiran bagi berbagai pihak, terutama Latvia, negara tetangga Rusia yang sekaligus merupakan negara ex-Soviet. Persepsi ancaman yang dimiliki Latvia disebabkan karena berbagai kerentanan yang dimiliki serta sejarah kelam kependudukan Soviet di Latvia tahun 1940. Sehingga, persepsi ancaman tersebut menimbulkan kebutuhan atas strategi keamanan bagi Latvia untuk menghindari posibilitas dampak buruk dari Information Warfare Rusia yang ditimbulkan.
Penelitian ini akan memberikan analisis mendalam mengenai implikasi Information Warfare terhadap strategi keamanan Latvia tahun 2014-2016 dengan menggunakan kerangka teoritis yakni konsep Information Warfare dan teori Threat Perception.
Abtrak (Bhs. Inggris)As one of instruments of power, Information Warfare has become topic of sudden intense discourse in the West since the start of Ukraine Crisis in 2014. Being called as an anomaly, Information Warfare emerged a new type of war, wherein which armed warfare has given up its decisive place in the achievement of the military and political objectives of war to another kind of warfare. As an ongoing activity, Information Warfare cover a vast range of different activities and processes seeking to steal, plant, interdict, manipulate, distort or destroy information with its both defensive and offensive aims and objectives through broad instrument.
Russia being considerate as a leading country in Information Warfare aspect, even beyond the West. Its Soviet-rooted implementation in domestic and external being a deep concern for other parties, as well as its neighbors, especially Latvia. Latvia’s threat perception toward Russia’s Information Warfare caused by its several vulnerability and dark chapters of the Soviet occupation in 1940. Then the perception leads to the need of security strategy for Latvia to prevent any bad impact of Information Warfare. This research will give you a deep analysis about the implication of Russia’s Information Warfare toward Latvia’s Security Strategy in 2014-2016 through theoretical explanation using Information Warfare concept and the theory of threat perception.
Kata kunciInformation Warfare, aktivitas cyber, komunikasi strategis, strategi keamanan, Threat Perception
Pembimbing 1Dr. Agus Haryanto, S.IP., M.Si
Pembimbing 2Elpeni Fitrah, S.Sos., MA
Pembimbing 3Muhammad Yamin, S.IP., M.Si
Tahun2017
Jumlah Halaman39
Tgl. Entri2017-04-28 20:11:51.771194
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.