Artikel Ilmiah : H1B013009 a.n. MAZDA MULYANA

Kembali Update Delete

NIMH1B013009
NamamhsMAZDA MULYANA
Judul ArtikelModul Noetherian dan Sifat-sifatnya
Abstrak (Bhs. Indonesia)Modul merupakan perumuman dari ruang vektor yaitu memperumum syarat lapangan menjadi ring dengan elemen satuan. Makalah ini membahas tentang pembentukan modul Noetherian beserta sifat-sifatnya. Suatu modul M disebut modul Noetherian apabila modul tersebut memenuhi ascending chain condition yaitu untuk setiap barisan naik dari submodul-submodul di M berhenti pada submodul tertentu. Beberapa sifat yang terkait dengan modul Noetherian: pertama, jika M adalah modul Noetherian maka setiap submodul dari M dibangun secara berhingga. Kedua, jika M adalah modul Noetherian maka setiap himpunan tak kosong S yang beranggotakan submodul-submodul M mempunyai elemen maksimal. Ketiga, jika β epimorfisma modul dari M ke N dan M Noetherian, maka N juga Noetherian.
Abtrak (Bhs. Inggris)Module is a generalization from vector space, that is generalise field condition to be ring with identity. This article discusses about Noetherian module’s formation and its properties. An M module is called Noetherian if the module satisfies ascending chain condition that is every ascending sequence of M submodules is stops in a certain submodule. Some poperties of Noetherian module: first, if M is a Noetherian module, then every submodule of M is finitely generated. Second, if M is a Noetherian module, then every non-empty set S which consist of submodules of M has a maximal element. Third, if β is epimorphism from M to N module and M is a Noetherian module, then N is a Noetherian module too.
Kata kuncisubmodul, ascending chain condition, modul Noetherian, elemen maksimal, epimorfisma modul.
Pembimbing 1Dra. Ari Wardayani, M.Si.
Pembimbing 2Niken Larasati, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman30
Tgl. Entri2017-04-26 03:40:12.07793
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.