Artikel Ilmiah : B1J011065 a.n. ROBI FAUZI AZHARI
| NIM | B1J011065 |
|---|---|
| Namamhs | ROBI FAUZI AZHARI |
| Judul Artikel | KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN YANG DIGUNAKAN DALAM UPACARA ADAT DI KERATON KASEPUHAN CIREBON |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Indonesia merupakan Negara tropis yang memiliki banyak keanekaragaman tumbuhan yang tersebar di wilayah Indonesia. Kekayaan alam berupa tumbuhan telah digunakan masyarakat sejak beberapa abad yang lalu. Salah satu contohnya yaitu penggunaan tumbuhan untuk upacara adat. Kelompok masyarakat yang masih memelihara adat dan melestarikan budaya yang diwariskan secara turun temurun adalah masyarakat di Keraton Kasepuhan Cirebon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman spesies tumbuhan yang digunakan pada upacara adat dan mengetahui bagian serta cara penggunaan spesies tumbuhan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey Participatory Rural Appraisal. Narasumbernya yaitu tokoh adat, Abdi dalem, dan masyarakat. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantatif. Analisis kualitatif dilakukan dengan mendeskripsikan nama okal dan ilmiah tumbuhan, bagian yang digunakan serta penggunaannya. Analisis kuantitatif dilakukan untuk mengetahui nilai manfaat tumbuhan dengan menghitung Fidelity Level. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 25 spesies yang termasuk ke dalam 23 familia yang digunakan. Spesies tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah soka dengan nilai Fidelity Level 96,66%. Bagian tumbuhan yang digunakan yaitu bunga (8 spesies), buah (8 spesies), batang (4 spesies), daun (3 spesies), akar (1 spesies), dan rimpang (1 spesies). Masyarakat menggunakan dengan berbagai macam cara yaitu dimakan langsung, dibakar, digosok, direndam bersama air, atau dibuat makanan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia is a tropical country that has a lot of diversity of plants which are spread throughout Indonesia. Natural wealth of herbs have been used by the people since many centuries ago. One example is the use of plants for traditional ceremonies. Groups that still maintain and preserve indigenous culture inherited is a community in the Palace Kasepuhan Cirebon. The purpose of this study was to determine the diversity of plant species used in traditional ceremonies and understand what parts and how the use of plant species. The method used in this research is survey method Participatory Rural Appraisal. His sources, including traditional leaders, Abdi Dalem, and society. Data was analyzed by qualitative and quantitative. Qualitative analysis is done by describing ocal and scientific names of plants, parts used and utilized. Quantitative analysis is performed to determine the value of the benefits the plants by calculating Fidelity Level. The results showed there were 25 species belonging to the 23 familia used. Species most widely used is shelled with a value of 96.66% Fidelity Level. Part used: flower (8 species), fruit (8 species), rods (4 species), leaves (three species), roots (1 species), and rhizomes (1 species). Community use with a variety of ways, eaten directly, burned, scrubbed, soaked along the water, or prepared foods. |
| Kata kunci | Diversity Plant, Ceremony, and Cirebon Keraton Kasepuhan. |
| Pembimbing 1 | Dra. Hexa Apriliana Hidayah, MS |
| Pembimbing 2 | Drs. Sukarsa M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2017-04-25 04:29:06.599794 |