Artikel Ilmiah : G1A013033 a.n. IRBATH HAMDANIE
| NIM | G1A013033 |
|---|---|
| Namamhs | IRBATH HAMDANIE |
| Judul Artikel | HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN MASSA LEMAK DENGAN DENSITAS TULANG PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN. |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Latar Belakang : Osteoporosis merupakan penyakit yang berkaitan dengan penurunan densitas tulang. Osteoporosis perlu penanganan serius karena prevalensinya yang tinggi dan dampak yang ditimbulkan cukup berat. Faktor risiko yang dapat mempengaruhi densitas tulang terdiri dari faktor yang tidak dapat diubah dan faktor yang dapat diubah. Diantara faktor tersebut terdapat faktor yang masih diperdebatkan yaitu indeks massa tubuh dan massa lemak. Mahasiswa Kedokteran merupakan calon tenaga kesehatan yang dituntut untuk memiliki kriteria tinggi sehingga kesehatan mahasiswa kedokteran perlu diperhatikan. Kesehatan tulang sering diabaikan oleh mahasiswa karena tidak menunjukkan keluhan yang jelas. Tujuan : Mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dan massa lemak dengan densitas tulang pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Metode : Penelitian dilaksanakan di kampus Jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran pada bulan Maret 2017, merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Subjek penelitian sebanyak 36 laki-laki berusia 18-22 tahun. Data indeks massa tubuh didapatkan melalui perhitungan berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat dari tinggi badan dalam meter. Data massa lemak diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analyzer (BIA). Data densitas tulang diukur menggunakan densitometer Quantitative Ultrasound (QUS). Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil : Nilai indeks massa tubuh pada subjek memiliki rentang 18,0-36,6 dengan rerata 24,91 ± 4,59. Nilai massa lemak pada subjek memiliki rentang 12-30,8% dengan rerata 21,95 ± 5,14%. Nilai densitas tulang dalam skor T pada subjek memiliki rentang -2,0-2,3 dengan rerata -0,28 ± 0,79. Hasil uji korelasi pearson didapatkan nilai p = 0,001 untuk indeks massa tubuh (r=0,697) dan massa lemak (r=0,665), menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik (p<0,05) antara indeks massa tubuh dan massa lemak dengan densitas tulang. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dan massa lemak dengan densitas tulang pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT Background : Osteoporosis is a disease associated with decreased bone density. Osteoporosis needs serious handling because of the high prevalence and impact is quite severe. Risk factors that may affect bone density consists of factors that can not be change and the factors that can be change. Among these factors there are several factors that are still debated, there are the body mass index and fat mass. Medical student are candidates for health professional who are required to have high criteria so that the health of medical students need to be considered. Bone health is often overlooked by students because it has no obvious symptoms. Objective : To determine the correlation between body mass index and fat mass with bone density in college student Medical Faculty of Jenderal Soedirman University. Methods : Research held on campus Medical Faculty of Jenderal Soedirman University in march 2017, is an observasional study with cross sectional design. Total research subject were 36 men aged 18-22 years. Body mass index data was obtained from rasio of weight in kg and quadrate from height in meter. Fat mass data was measured with Bioelectrical Impedance Analyzer (BIA). Bone density data was measured with densitometry Quantitative Ultrasound (QUS). Bivariate analysis using pearson. Result : Value of body mass index in subject had a range of 18,0-36,6 with mean 24,91 ± 4,59. Value of fat mass in subject had a range 12-30,8% with mean 21,95 ± 5,14%. Value of bone density in subject had a range -2,0-2,3 with mean -0,28 ± 0,79. Pearson test’s result were p = 0,001 for body mass index (r=0,697) and fat mass (r=0,665), show there were statistically significant correlation (p<0,05) between body mass index and fat mass with bone density. Conclusion : There were significant correlation between body mass index and fat mass with bone density in college student Medical Faculty of Jenderal Soedirman University. |
| Kata kunci | indeks massa tubuh, massa lemak, densitas tulang, mahasiswa |
| Pembimbing 1 | Dr. Agus Prastowo, SST, M.Kes, RD |
| Pembimbing 2 | dr. Indah Rahmawati, Sp.P |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2017-04-20 10:48:35.474163 |