| NIM | H1E010034 |
| Namamhs | DARU PRIYA PRATAMA |
| Judul Artikel | PENGARUH TEMPERATUR SINTERING TERHADAP STRUKTUR, SIFAT MAGNET ANISOTROPI, DAN ABSORPSI GELOMBANG MIKRO MANGANESE FERRITE |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pasir besi merupakan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia. Sayangnya saat ini pemanfaatan pasir besi masih kurang efektif karena dimanfaatkan dalam keadaan mentah. Pembuatan magnet anisotropi manganese ferrite dilakukan untuk menentukan pengaruh temperatur sintering terhadap struktur dan sifat-sifat magnetik, dan mengetahui kemampuan bahan manganese ferrite dalam menyerap gelombang mikro. Metode yang digunakan yaitu metode reaksi padatan (solid state reaction). Bahan utama yang digunakan adalah Fe2O3 dengan dopping MnO2. Metode ini terdiri dari proses pencampuran dengan cara milling selama 20 menit, pemadatan dengan tekanan 1 ton dalam kondisi pengaruh medan magnet 6000 Gauss, dan sintering pada suhu 900, 1000, dan 1100 ˚C selama 3 jam. Karakterisasi yang dilakukan meliputi karakterisasi XRD (X-Ray Diffraction), VSM (Vibrating Sample Magnetometer), VNA (Vector Network Analizer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur sintering pada MnO2Fe2O3 mengakibatkan perubahan Struktur mikro dan ukuran partikel. Fasa berubah seiring dengan meningkatnya temperatur sintering. Struktur MnO2Fe2O3 terdapat pada suhu 1100°C. Sifat magnet yang meliputi nilai magnetisasi saturasi (M_s), dan magnetisasi remanen (M_r) meningkat, sedangkan nilai medan koersivitas (H_c) menurun seiring seiring dengan meningkatnya temperatur sintering. Performa serapan gelombang mikro menurun seiring dengan miningkatnya fasa MnO2Fe2O3. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Iron sand is a natural resource which is abundant in Indonesia. Currently, the iron sand didn’t bring more profit because of the utilization still in raw condition. The magnetic anisotropic material Manganese ferrite made to determine the Sintering temperature dependence towards their Structure and magnetic properties, also to perform the ability of manganese ferrite to absorb the Microwave. The method uses Solid state reaction with main substance is Fe¬2O3 dopped MnO2. The experiment Consist of 20 minutes milling, 1 ton compaction within magnetic field 6000 Gauss. Finally, the Sintering varied by 3 temperatures 900, 1000, and 1100 ˚C during 3 hours respectively. X-Ray Difraction, VSM and VNA used to characterize the sample. The variation of Sintering Temperature makes a change in MnO2Fe2O3 causing the change of Micro structure and particle size. Increasing sintering temperature makes changes in phase, the magnetic saturation (Ms) and Magnetic Remanence (MR) increase meanwhile the Field Coercivity (Hc) and Microwave absorbtion decrease. The structure of MnO2Fe2O3 detected at 1100 C. |
| Kata kunci | Manganese Ferrite, Sifat magnetik, Gelombang mikro. |
| Pembimbing 1 | Dr. –Ing R Wahyu Widanarto |
| Pembimbing 2 | Dr. –Eng Mukhtar Effendi |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 1 |
| Tgl. Entri | 2017-04-19 06:13:48.276317 |
|---|