Artikel Ilmiah : A1C109014 a.n. VALID AL BARIZA
| NIM | A1C109014 |
|---|---|
| Namamhs | VALID AL BARIZA |
| Judul Artikel | Analisis Marjin Pemasaran Kentang ( Solanum Tuberosum.L ) Asal Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kecamatan Paguyangan merupakan daerah sentra penghasil Kentang di Kabupaten Brebes, meskipun demikian para petani Kentang di Kecamatan Paguyangan belum mendapatkan keuntungan secara maksimal karena adanya perbedaan harga di tingkat produsen dengan harga di tingkat akhir konsumen yang relatif tinggi, sedangkan saluran pemasarannya relatif pendek. Ttujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui marjin pemasaran kentang pada setiap saluran pemasaran di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes. (2) Mengetahui besarnya bagian harga yang diterima oleh petani (farmer`s share) (3) Mengetahui besarnya profit margin yang diterima oleh masing-masing pedagang pada setiap saluran pemasaran. Penelitian dilakukan di Desa Pandansari, dan Dusun Taman, Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes dan dilaksanakan pada bulan Mei 2016 – Juni 2016. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei penentuan responden petani dengan metode simple random sampling dan untuk pedagang dengan metode snowball sampling. Jumlah responden petani sebanyak 58 orang dan jumlah pedagang yang dijadikan sampel sebanyak 19 orang yang terdiri dari, 7 tengkulak desa, 3 pedagang besar, 4 tengkulak pasar, 5 pedagang pengecer, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marjin pemasaran Kentang di Kecamatan Paguyangan di setiap saluran pemasaran yaitu: saluran I memiliki marjin pemasaran sebesar Rp 4,000,00/kg, saluran II sebesar Rp4,200,00/kg, saluran III sebesar Rp4,400,00/kg. Farmer’s share terbesar ada pada saluran pemasaran I sebesar 60 persen. Persentase keuntungan terbesar pada saluran pemasaran I sebesar 85.81 persen. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Paguyangan District is an area of potato production centers in Brebes, nevertheless Potato farmers in Brebes District have not benefited to the maximum because of the difference in prices at the producer level with the end consumer price level is relatively high, whereas relatively short marketing channels. Ttujuan this study were (1) Knowing the potato marketing margin on each marketing channel in District Paguyangan Brebes. (2) Determine the amount of part of the price received by farmers (farmer`s share) (3) Knowing the amount of profit margins earned by each merchant on every marketing channel. The study was conducted in the village of Pandansari, and Hamlet Park, District Paguyangan Brebes and implemented in May 2016 - June 2016. The research was conducted by survey respondents determination farmers with simple random sampling method and for merchants with snowball sampling method. The number of respondents farmers as much as 58 and the number of traders who used a sample of 19 people consisting of 7 middleman village, three major traders, middlemen market 4, 5 retailers, The results showed that the marketing margin Chips in District Paguyangan in each marketing channel, namely: channel I have a marketing margin of Rp 4,000,00 / kg, the second channel of Rp4,200,00 / kg, the third channel of Rp4,400,00 / kg , The farmer's share is on the first marketing channel by 60 percent. The largest percentage gain on the marketing channel I amounted to 85.81 percent. |
| Kata kunci | Kentang, Marjin Pemasaran, Farmer shere, dan saluran pemasaran |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Suyuno, M.S |
| Pembimbing 2 | Ratna Satriani, S.P, M. Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 64 |
| Tgl. Entri | 2017-04-19 03:43:21.022158 |