Artikel Ilmiah : A1C111038 a.n. HANDY NATHA NURJATI

Kembali Update Delete

NIMA1C111038
NamamhsHANDY NATHA NURJATI
Judul ArtikelStrategi Pemasaran Susu Pasteurisasi Studi Kasus Koperasi Sapi Perah “PESAT” Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Susu segar merupakan salah satu komoditas pangan yang dihasilkan oleh peternakan sapi perah yang dapat diolah menjadi susu pasteurisasi. Susu pasteurisasi yang diproduksi oleh Koperasi PESAT Karanglewas belum mampu dijadikan produk yang mampu bersaing dengan produk sejenis di pasar lokal sehingga volume produksinya masih sedikit. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk susu pasteurisasi di Koperasi PESAT, 2) menganalisis alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pemasaran produk susu pasteurisasi di Koperasi PESAT, 3) menganalisis strategi yang menjadi prioritas dalam pemasaran produk susu pasteurisasi di Koperasi PESAT. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penentuan tempat dilakukan secara sengaja (purposive). Data dianalisis menggunakan matriks IFE, matriks EFE, Matriks IE, Matriks SWOT dan Matriks QSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) berdasarkan identifikasi lingkungan internal dan eksternal Koperasi PESAT dan diperhitungkan dengan matriks IE (Internal-Eksternal) dihasilkan faktor-faktor utama dengan skor tertinggi antara lain: a) kekuatan utama: harga tetap dan terjangkau, b) kelemahan utama: tingkat kemampuan dan profesional SDM kurang memadai, c) peluang utama: tarif impor susu menjadi 5%, d) ancaman utama: kecilnya hambatan bagi pendatang baru untuk memasuki industri pengolahan susu, 2) hasil perumusan strategi dengan matriks SWOT menghasilkan enam alternatif strategi yaitu a) menambah jaringan pemasaran dengan menambah distributor di Banyumas, b) merekrut tenaga kerja ahli muda dan profesional, c) menambah tenaga pemasaran dengan kendaraan yang dilengkapi dengan Refrigerated Box agar kualitas susu tetap terjaga, d) meningkatkan kegiatan promosi melalui media cetak dan elektronik secara berkelanjutan serta event-event di Banyumas, e) menciptakan inovasi-inovasi produk/diversifikasi produk dengan cara menyesuaikan produksi dengan daya beli dan selera masyarakat untuk meningkatkan penjualan dan memenangkan persaingan, f) membuka kedai susu milik Koperasi PESAT untuk menjangkau konsumen yang lebih banyak, 3) berdasarkan matriks QSP diperoleh prioritas strategi yang dibutuhkan Koperasi PESAT yaitu menambah tenaga pemasaran dengan kendaraan yang dilengkapi dengan Refrigerated Box agar kualitas susu tetap terjaga dengan TAS sebesar 6,014.
Abtrak (Bhs. Inggris)Fresh milk is one of the food commodities produced by dairy farms that can be processed into pasteurized milk. Pasteurized milk produced by Koperasi PESAT Karanglewas not been able to be a product that can compete with similar products in the local market so that the volume of production is still a little bit. The purpose of this study are: 1) analyze factors internal and external environment that influence the marketing of pasteurized milk products in Koperasi PESAT, 2) analyze alternative strategies that can be applied in the marketing of pasteurized milk products in Koperasi PESAT, 3) analyze strategies that take priority in marketing of pasteurized milk products in Koperasi PESAT. The research method used was a case study. Location was determined purposively. Data was analyzed using IFE matrix, EFE matrix, IE Matrix, SWOT Matrix and Matrix QSP. The study has showed that: 1) the main factors with highest score based on Koperasi PESAT internal and external environment, also calculated using IE (Internal-External) matrix are: a) Main strength: the fixed price and affordable b) Main weakness: the level of ability and professional HR inadequate c) Main opportunity: tariff on milk to 5% d) Main threat: small barriers for new entrants to enter the dairy processing industry 2) there are six alternative strategies as the result of strategy formulation done using IE matrix are: a) adding marketing network by adding distributors in Banyumas, b) recruiting workers young experts and professionals, c) increase the power of marketing with vehicles equipped with Refrigerated Box that milk quality is maintained, d) increase promotional activities via print and electronic media on an ongoing basis as well as events in Banyumas, e) create product innovation / diversification of products by adjusting production to purchasing power and the tastes of the people to increase sales and win the competition, f) opening stores owned by Koperasi PESAT to reach consumers more 3) based on QSP matrix, the priority strategy that the Koperasi PESAT needed is to adding the sales staff with vehicles equipped with Refrigerated Box that milk quality is maintained with TAS score of 6.014.
Kata kunciSusu pasteursiasi, strategi, pemasaran
Pembimbing 1Dr. Ir. Agus Sutanto, M.P.
Pembimbing 2Ir. Sundari, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman79
Tgl. Entri2017-04-19 01:44:47.873443
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.