Artikel Ilmiah : A1C112025 a.n. ULI IMANSARI

Kembali Update Delete

NIMA1C112025
NamamhsULI IMANSARI
Judul ArtikelKONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Jagung merupakan komoditi pokok selain tanaman padi yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena tidak hanya sebagai bahan pangan pokok tetapi juga sebagai bahan baku berbagai olahan industri. Kecamatan Kembaran merupakan salah satu sentra penghasil jagung kerena masyarakat taninya menjadikan usahatani jagung sebagai sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan dan menjaga kelangsungan hidup petani dibandingkan dengan kegiatan lainnya di bidang selain usahatani jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) profil usahatani jagung, (2) besarnya biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani jagung dan (3) besarnya kontribusi pendapatan usahatani jagung terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Kembaran.
Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas pada bulan Agustus 2016. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive), dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Kembaran merupakan Kecamatan dengan produksi jagung tertinggi kedua di Kabupaten Banyumas. Pengambilan sampel petani ditentukan dengan menggunakan metode Simple Random Sampling diperoleh petani sampel sejumlah 44 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, dan pendapatan dan analisis kontribusi pendapatan.
Para petani di Kecamatan Kembaran melakukan usahatani jagung pada bulan Agustus sampai bulan November. Varietas yang digunakan oleh petani di Kecamatan Kembaran yaitu varietas lokal yang dibeli dari hasil panen sebelumnya dari petani setempat. Pola tanam yang dilakukan petani adalah padi-padi-palawija (jagung). Hasil analisis pada usahatani jagung menunjukkan bahwa total biaya produksi yang dikeluarkan pada usahatani jagung sebesar Rp3.330.535,25 per hektar, penerimaan rata-rata sebesar Rp13.347.917 per hektar dan pendapatan rata-rata sebesar Rp9.776.689,00 per hektar. Besarnya kontribusi pendapatan usahatani jagung terhadap pendapatan rumah tangga petani sebesar 51,79 persen, memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan rumah tangga dan merupakan mata pencaharian utama.
Abtrak (Bhs. Inggris)Corn is a main commodity except rice plant which has high economic value because it is not only as a main foodstuff but also as raw material for various proceed industry. Kembaran district is one of corn producers centre because the people made the corn farming as their income to fulfill their need and mainthain their life sustainability rather than another activities beside corn farming. This research has aim to determine 1) The profile of corn farming, 2) The amount of the production fee, the income of corn farming towards farm household income 3) The contribution of corn farming income on household income of farmers in Kembaran District.
The research method used was survey. The research is conducted in Kembaran district, Banyumas regency on August 2016. The site selection was done purposively with consideration that Kembaran district is a district which has the second highest corn production in Banyumas regency. The technique sampling is by using Simple Random Sampling the number of the farmer’s sample obtained was 48 people. The data analysis that is used are fee and income analysis and contribution income analysis.
The farmers in Kembaran district do the corn farming on August until November. The varieties that is used by the farmers in Kembaran district is local variety which is brought from the previous harvest result. The planting form that is used by the farmers is padi-padi-palawija. The analysis result on corn farming showed that the total production fee that has been spent is Rp3.513.845,25 per hectare, the reception average is Rp13.347.917 per hectare and the income average is Rp9.776.689,00. The amount of corn farming income contribution towards the farm household income is 51,79% it gives a big contribution towards the farm household income and it is as a main livelihood.
Kata kuncipendapatan rumah tangga, kontribusi, usahatani jagung
Pembimbing 1Ir. Endang Sriningsih M.P
Pembimbing 2Indah Widyarini S.P.,M.Sc
Pembimbing 3Ir. SH. Suseno SU.,
Tahun2017
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2017-04-15 03:45:11.918093
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.