Artikel Ilmiah : F1B111047 a.n. RIZKY RESTU IRAWAN
| NIM | F1B111047 |
|---|---|
| Namamhs | RIZKY RESTU IRAWAN |
| Judul Artikel | KEGAGALAN IMPLEMENTASI PROGRAM ONE VILLAGE ONE PRODUCT (OVOP) DALAM MEMAJUKAN POTENSI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) (STUDI KASUS: KOPERASI SERBA USAHA MULYASARI DESA PLIKEN, KECAMATAN KEMBARAN) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perekonomian pedesaan merupakan salah satu pondasi bagi pembangunan perekonomian nasional, hampir sebagian besar kebutuhan masyarakat kota seperti komoditas pertanian dan peternakan disuplai dari desa. Pemerintah berupaya untuk dapat memperkuat perekonomian pedesaan yaitu dengan mengembangkan ataupun menggiatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satu Program yang digulirkan oleh Pemerintah untuk meningkatakan perekonomian masyarakat adalah dengan Program One Village One Product (OVOP). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kegagalan Implementasi Program One Village One Product (OVOP) Sebagai upaya memajukan potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Koperasi Serba Usaha Mulyasari Desa Pliken, Kecamatan Kembaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, metode penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan, meringkaskan berbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagai fenomena realitas sosial yang ada dimasyarakat, dan berupaya menarik realitas itu kepermukaan sebagai suatu ciri, karakter, sifat, model, tanda, atau gambaran tentang kondisi, situasi, atau fenomena tertentu (Bungin, 2007:68 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program OVOP yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas, khususnya yang di laksanakan di Desa Pliken Kecamatan Kembaran dapat dikatakan belum berjalan optimal, masih banyak kendala-kendala yang dihadapi baik oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi ataupun oleh Koperasi itu sendiri, dalam hal ini adalah KSU Mulyasari Desa Pliken Kecamatan Kembaran. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Rural economy is one of the foundations for the development of national economy, most of the needs of the city such as agricultural commodities and livestock supplied from the village. The Government seeks to strengthen the rural economy by developing or intensifying Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). One of the programs initiated by the Government to increase the community's economy is in Program One Village One Product (OVOP). The purpose of this study was to determine Failure Program Implementation One Village One Product (OVOP) In an effort to promote the potential of Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) in the KSU Mulyasari Pliken, Kembaran. The method used in this research is descriptive research method qualitative research method aims to describe, summarize a variety of conditions, situations, or various phenomena of social reality in the community, and aims to attract that reality to the surface as a trait, character, nature, models, marks, or a description of the condition, situation, or particular phenomena (Bungin, 2007: 68). The results showed that the implementation of OVOP proposed by the Government of Banyumas Regency, especially those implemented in the village Pliken District of twins can be said not run optimally, there are still many obstacles faced by both the Department of Industry and Trade or by the cooperative it self, in this case is the KSU Mulyasari Pliken, Kembaran. |
| Kata kunci | Implementasi, UMKM, OVOP, Koperasi |
| Pembimbing 1 | Drs. Mahmud Setiahadi, Msi |
| Pembimbing 2 | Drs. Simin, MSi |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 23 |
| Tgl. Entri | 2017-04-03 16:21:17.283094 |