Artikel Ilmiah : B1J012129 a.n. DANIK DIAN BUDIARTI

Kembali Update Delete

NIMB1J012129
NamamhsDANIK DIAN BUDIARTI
Judul ArtikelPENGARUH NAA DAN BAP TERHADAP PEMBENTUKAN PLANTLET DARI TUNAS MIKRO PISANG GEBYAR SECARA IN VITRO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pisang gebyar merupakan salah satu jenis pisang yang sering dimanfaatkan masyarakat, karena memiliki kandungan pati dan amilosa yang cukup tinggi, memiliki kandungan serat pangan sebesar 2,3g/100g. Budidaya pisang gebyar secara konvensional dengan anakan belum mampu memenuhi permintaan dunia terhadap pisang umumnya hanya menghasilkan empat sampai lima anakan per tanaman induk dan tingginya resiko penyebaran penyakit tular tanah yang tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara NAA dan BAP pada pembentukan plantlet dari tunas mikropisang gebyar dalam kultur in vitro dan menentukan konsentrasi NAA dan BAP yang paling baik untuk pembentukan plantlet dari tunas mikro pisang gebyar dalam in vitro. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola perlakuan faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi NAA (N) yang terdiri dari empat taraf yaitu, N0 : 0µM; N1 : 2,5 µM; N2 : 5µM; dan N3 : 7,5 µM. Faktor kedua adalah konsentrasi BAP (B) yang terdiri dari empat taraf yaitu, B0: 0 µM; B1: 1 µM; B2: 2 µM; dan B3: 3 µM. Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali. Variabel yang diamati adalah pembentukan plantlet. Parameter yang diukur meliputi jumlah akar; jumlah tunas dan jumlah daun. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis Ragam (ANOVA), perlakuan yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada tingkat kepercayaan 95% dan 99%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan plantlet dari tunas mikro pisang gebyar secara in vitro tidak dipengaruhi olehinteraksi antara BAP dan NAA. NAA dengan konsentrasi 2,5 µM dan 3 µM BAP merupakan kombinasi zat pengatur tumbuh paling baik untuk pembentukan plantlet dari tunas mikro pisang gebyar dalam kultur in vitro.

Abtrak (Bhs. Inggris)Gebyar cultivar of banana is one of commonly cultivated banana, due to itsrelatively high starch and amylose contents and containing 2.3g / 100g food fibers. Conventional cultivation of banana using sword sucker has not been able to meet with the market demands of banana. In general, each plant will only produces four to five sword suckers couples with high risk of wide spread of soil borne diseases. Other alternative to both meetingthe high demand of banana and reducing the risk of banana disease spread is by applying in vitro culture. This research has been carried out with a view to study the effects of the interaction between NAA and BAP and to determine the best concentration of NAA and BAP to stimulate plantlet formation from the micro shoots of gebyar cultivar of banana in in vitro culture. This research has been carried out experimentally using a Completely Randomised Design (CRD) on a factorial treatment pattern. The first factor was NAA (N) concentrations which consisted of four levels i.e. N0 : 0 µM; N1 : 2,5 µM; N2 : 5 µM; and N3 : 7,5 µM. The second factor was BAP (B) concentrations which consisted of four levels i.e. B0: 0 µM; B1: 1 µM; B2: 2 µM; and B3: 3 µM. Each treatment combination was repeated three times. The variable observed wasthe plantlet formation. The parameters measured were the number of shoots, leafs and roots formed. The data were analysed using an Analysis of Variance (ANOVA) followed by an Honestly Significant Difference (HSD) test at 95% and 99% level of confidences. The research results showed that plantlet formation of gebyar cultivar of banana micro shoots was not affected by the interaction between NAA and BAP. 2.5 µM NAA and 3 µM BAP was found to be the best combination to induce plantlet formation from the micro shoots of gebyar cultivar of banana in in vitro culture
Kata kuncigebyar cultivar of banana, in vitro culture, NAA, BAP
Pembimbing 1Sugiyono, S.Si., Ph.D
Pembimbing 2Drs. Lucky Prayoga, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2017-03-23 04:59:43.638703
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.