Artikel Ilmiah : D1E012033 a.n. WINDA JULIYANTI

Kembali Update Delete

NIMD1E012033
NamamhsWINDA JULIYANTI
Judul ArtikelPENGARUH EKSTRAK BAWANG PUTIH TERHADAP BOBOT BADAN DAN KONVERSI PAKAN KELINCI YANG TERINFEKSI KOKSIDIOSIS
Abstrak (Bhs. Indonesia) WINDA JULIYANTI. Penelitian yang berjudul ”Pengaruh Ekstrak Bawang Putih Terhadap Bobot Badan dan Konversi Pakan Kelinci yang Terinfeksi Koksidiosis”. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 25 November 2016 sampai 25 Desember 2016, di Eksperimental Farm, dan Laboratorium Kesehatan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih terhadap bobot badan dan konversi pakan kelinci yang terinfeksi koksidiosis. Materi penelitian menggunakan 25 ekor kelinci peranakan Rex, ekstrak bawang putih, dan seperangkat alat untuk perhitungan bobot badan dan konversi pakan kelinci. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis variansi apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Perlakuan yang diuji coba yaitu D0 (0 mg/kg BB ekstrak bawang putih dalam aquades dan Na CMC), D1 (10 mg/kg BB ekstrak bawang putih dalam aquades dan Na CMC), D2 (20 mg/kg BB ekstrak bawang putih dalam aquades dan Na CMC), D3 (40 mg/kg BB ekstrak bawang putih dalam aquades dan Na CMC) dan D4 (80 mg/kg BB ekstrak bawang putih dalam aquades dan Na CMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan bobot badan yang mendapat perlakuan berkisar antara 25,3766 g/ekor sampai 26,9695 g/ekor, dan rataan konversi pakan yang mendapat perlakuan berkisar antara 1,9620 g/ekor sampai 2,1468 g/ekor. Hasil analisis menunjukan tidak berpengaruh terhadap Bobot Badan dan Konversi Pakan kelinci yang terkena koksidiosis (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan ekstrak bawang putih tidak mempengaruhi terhadap bobot badan dan konversi pakan kelinci yang terinfeksi koksidiosis.
Abtrak (Bhs. Inggris)WINDA JULIYANTI. This research, entitled “The Effect of Garlic (Allium sativum) Extract of Infected Rabbit Coccidiosis on Weight and Feed Conversion”. The reasearch was conducted on 25th November until 25th Desember 2016 at the Eksperimental Farm, and Animal health laboratory, Faculty of Animal Husbandry, University of Jenderal Soedirman, Purwokerto. The purpose of study was know the effect of garlic (Allium sativum) extract for weight and feed conversion that effects the infected Rabbit Coccidiosis. The research materials used were 25 Rabbit (Rax), extract of garlic (Allium sativum), and devices to measure the weight and feed conversion. The research method used was experimentally using Completetely Randomize Dezign (CRD) with 5 treatments consisting of D0 (0 mg/kg weight garlic extract on aquadest and Na CMC), D1 (10mg/kg weight garlic extract on aquadest and Na CMC), D2 (20mg/kg weight garlic extract on aquadest and Na CMC), D3 (40mg/kg weight garlic extract on aquadest and Na CMC), and D4 (80mg/kg weight garlic extract on aquadest and Na CMC). The result showed that the average weight range between 23,9622 g/rabbit, the average feed conversion range from 1,9620 to 2,1468 g/rabbit. The analysis showed that garlic extract in different dosages did not significantly affect weight and feed conversion (P>0,05). The conclusion of study is the extract of garlic not significantly affect weight and feed conversion of infected rabbit coccidiosis.
Kata kunciBobot badan, Ekstrak Bawang Putih, Konversi Pakan
Pembimbing 1Drh.Mohandas Indraji,MP
Pembimbing 2Titin Widiyastuti,S.Pt., MSi
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2017-02-27 22:45:55.448616
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.