Artikel Ilmiah : I1F015014 a.n. ASRI SUKMANING TIAS

Kembali Update Delete

NIMI1F015014
NamamhsASRI SUKMANING TIAS
Judul ArtikelPENGARUH MODEL PEMBERDAYAAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU POST SEKSIO SESAREA DI RSUD AJIBARANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Bendungan ASI adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh ibu postpartum. Resiko terjadinya bendungan ASI lebih tinggi pada ibu post seksio sesarea dibandingkan pada ibu dengan persalinan pervaginam. Pencegahan bendungan ASI dapat dilakukan dengan memberikan dukungan menyusui bagi ibu. Pemberdayaan keluarga dapat dilakukan oleh perawat agar dapat memberikan dukungan menyusui kepada ibu setelah melahirkan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pemberdayaan keluarga terhadap kejadian bendungan ASI pada ibu post seksio sesarea di RSUD Ajibarang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan model non randomize postest only with control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling sejumlah 20 responden kelompok intervensi dan 20 responden kelompok kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah six point engorgement scale (SPES). Analisa data menggunakan uji statistik Chi square.
Hasil: Hasil Chi square test menunjukkan bahwa model pemberdayaan keluarga berpengaruh terhadap kejadian bendungan ASI pada ibu post seksio sesarea (p<0,05).
Kesimpulan: Model pemberdayaan keluarga dapat mencegah kejadian bendungan ASI pada ibu post seksio sesarea. Perawat dapat melakukan pemberdayaan keluarga sebagai salah satu upaya untuk mencegah kejadian bendungan ASI pada ibu post seksio sesarea.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Breast engorgement is one of the most common problems during postpartum period. A post section cesarean mother has higher risk of breast engorgement comparing to a vaginal delivery mother. Family support may prevent breast engorgement among post section caesarian mothers. Nurse can empower family to support a post section caesarian mother in order to prevent breast engorgement.
Objective: This study aimed to determine the effect of family empowerment model on the breast engorgement after section cesarean in Ajibarang general hospital.
Methods: This study was a quasi experimental non randomize posttest only with control group design. This study used a consecutive sampling method and recruited 20 respondents in each intervention and control group whom met inclusion and exclusion criteria. This study used the Breast Engorgement Six Point Scale. The data were analyzed using Chi square test.
Results: The Chi-square test result showed that the family empowerment model effective to prevent the breast engorgement among section cesarean mothers (p<0.05).
Conclusion: Family empowerment model may prevent the breast engorgement among section cesarean mothers. Nurses may empower family to prevent the breast engorgement after section cesarean.
Kata kuncibendungan ASI, model pemberdayaan keluarga, seksio sesarea.
Pembimbing 1Ns. Mekar Dwi Anggraeni, M.Kep, Ph.D.
Pembimbing 2Ns. Lutfatul Latifah, M.Kep, Sp.Mat.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2017-02-27 18:39:47.255301
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.