Artikel Ilmiah : G1F012076 a.n. RAFDY FALIH ALBANI

Kembali Update Delete

NIMG1F012076
NamamhsRAFDY FALIH ALBANI
Judul ArtikelAktivitas Yoghurt Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana Colla) Pada Bakteri Staphylococcus aureus Penyebab Jerawat
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kulit pisang kepok (Musa balbisiana Colla) diketahui memiliki aktivitas antibakteri, dan diketahui memiliki kandungan senyawa fenolik lebih tinggi dari pada buahnya. Inovasi dibutuhkan untuk pemanfaatan kulit pisang yang lebih luas seperti yoghurt kulit pisang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dari yoghurt kulit pisang kepok.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. 4 formula yoghurt kulit pisang kepok dalam berbagai konsentrasi yaitu kelompok 1 merupakan konsentrasi 0% sebagai kontrol negatif, kelompok II merupakan yoghurt kulit pisang kepok konsentrasi 1% v/v, kelompok III merupakan yoghurt kulit pisang kepok konsentrasi 3% v/v, dan kelompok IV merupakan yoghurt kulit pisang kepok konsentrasi 5% v/v dengan replikasi 3 kali. Yoghurt dilakukan evaluasi mutu yogurt yaitu uji hedonik dan uji organoleptik meliputi warna, aroma, tekstur, kekentalan, rasa, serta uji pH. Kemudian pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi kirbybauer dan dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA satu arah dengan taraf kepercayaan 95% kemudian dilanjutkan dengan uji t Beda Nyata Terkecil (BNT).
Pengujian hedonik menunjukan bahwa formula 3 merupakan formula yang paling disukai oleh panelis. Sedangkan hasil uji antibakteri menunjukan bahwa formula 1 kontrol negarif, F2, F3 dan F4 dapat menghambat bakteri Stahpylococcus aureus dengan zona hambat masing-masing 6,33 mm; 13,83 mm; 15,16 mm; dan 15,33 mm; dengan hasil analisis statistik berbeda signifikan (p=0.000).

Abtrak (Bhs. Inggris)Kepok banana peel (Musa balbisiana Colla) is known have antibacterial activity, and contains phenolic compounds higher than the fruit. Innovation is needed to utilize banana peel, for example banana peel yoghurt. The purpose of this study is to determine antibacterial activity of Kepok banana peel yoghurt.
This study is an experimental research laboratory. Four formulas of kepok banana peel yoghurt in various concentrations: group 1 is negative control (0% v/v kepok banana peel concentration), group II is yoghurt with 1% v / v kepok banana peel concentration, group III is 3% v/v kepok banana peel concentration, and group IV is of 5% v/v kepok banana peel concentration with replication 3 times. Yoghurt quality was evaluated with hedonic test and organoleptic tests including color, aroma, texture, viscosity, taste, and pH test. Antibacterial activity was tested using the diffusion method kirbybauer and statistically analyzed using one-way ANOVA test with a level of 95% followed by t test Significant Difference (LSD).
Hedonic test result showed that the third formula is the most preferred formula by the panelists. Antibacterial test result showed that the first formula(negative control), F2, F3, and F4 can inhibit staphylococcus aureus growth with inhibition zone 6.33 mm; 13.83 mm; 15,16 mm; and 15.33 mm; the results of statistical analysis was significantly different (p = 0.000).

Kata kunciyoghurt, kulit pisang kepok, jerawat, S. aureus, zona hambat
Pembimbing 1Dr. Warsinah, M.Si., Apt
Pembimbing 2Dr. Sri Sutji Susilowati, M.Si., Apt
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2017-02-23 18:40:48.358277
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.