Artikel Ilmiah : G1D013051 a.n. DUROTUL ALFIYAH

Kembali Update Delete

NIMG1D013051
NamamhsDUROTUL ALFIYAH
Judul ArtikelHubungan efikasi diri dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Kemoterapi pada kanker payudara menyebabkan dampak psikologis berupa kecemasan. Penelitian terdahulu belum ada yang membuktikan adakah keterkaitan antara efikasi diri dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan tingkat kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 35 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner efikasi diri dan kuesioner kecemasan. Analisis data menggunakan uji Sommers’ d dengan tingkat kemaknaan <0,05.
Hasil penelitian: Usia responden mayoritas berada pada lansia awal (34,3%) dan menjalani kemoterapi untuk pertama kalinya (31,4%), mayoritas responden pendidikan terakhirnya sekolah dasar (42,9), dan hampir seluruhnya tidak bekerja (85,7%). Mayoritas responden berada pada stadium 2 (65,7%), lama menderitanya kronis (60%), berada kategori efikasi tinggi (54,3%), dan mengalami kecemasan ringan (54,3%). Hasil uji statistik Sommers’ d menunjukan nilai p value = 0,283.
Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara efikasi diri dengan tingkat kecemasan pasien kanker payudara.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Chemotherapy of breast cancer causes psychological effects of anxiety. There is no previous study that has proved there are links between self-efficacy with anxiety levels in breast cancer patients undergoing chemotherapy.
Purpose: This study aimed to determine the relationship of self-efficacy and anxiety levels in breast cancer patients undergoing chemotherapy in Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital.
Methodology: This study used a cross-sectional design. The data collection used purposive sampling technique with the number of respondents of 35 people who had met the inclusion criteria. The instrument used was a self-efficacy questionnaire and anxiety questionnaire. Data analysis used Sommers' d test with the significance level of <0.05.
Research results: The age of respondents majority are at the beginning of the elderly (34.3%) and underwent chemotherapy for the first time (31.4%), the majority of respondents latest education is primary school (42.9%), and almost all of them do not work (85.7%). The majority of respondents on stage 2 (65.7%), in chronic suffering period (60%), in the category of high efficacy (54.3%), and experience mild anxiety (54.3%). The results of Sommers’ d statistic test showed the p value = 0.283.
Conclusion: There is no significant relationship between self-efficacy and anxiety levels in breast cancer patients.
Kata kunciefikasi diri, kecemasan, kemoterapi, kanker payudara
Pembimbing 1Wahyu Ekowati, M.Kep., Sp.Kep.J.
Pembimbing 2Yunita Sari, MHS., Ph.D.
Pembimbing 3Atyanti Isworo, M.Kep., Sp.KMB.
Tahun2017
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-02-23 18:24:23.07319
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.