Artikel Ilmiah : G1D013037 a.n. SRI HANDAYANI

Kembali Update Delete

NIMG1D013037
NamamhsSRI HANDAYANI
Judul ArtikelPENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI SEDUHAN DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam) TERHADAP KADAR HDL DARAH PADA TIKUS PUTIH MODEL HIPERLIPIDEMIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Hiperlipidemia merupakan suatu kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kolesterol atau trigliserida dan penurunan kadar HDL. Pemanfaatan daun alpukat dan kelor dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologi untuk meningkatkan kadar HDL karena berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi seduhan daun kelor dan daun alpukat terhadap kadar HDL pada tikus model hiperlipidemia.

Metode : Desain penelitian menggunakan eksperimen murni pre dan post test dengan control group pada 36 ekor tikus. Hewan coba dibagi menjadi kelompok kontrol (A), dosis tunggal seduhan daun alpukat 36mg/200gramBB (B), kombinasi seduhan daun alpukat 36mg/200gramBB dan daun kelor 54 mg/200gramBB (C), kombinasi seduhan daun alpukat 18mg/200gramBB dan daun kelor 27mg/200gramBB (D), dosis tunggal seduhan daun kelor 54mg/200gramBB (E), dan kelompok simvastatin 0,18mg/hari (F). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan post hoc Duncan.

Hasil : Rerata kadar HDL pre test terendah dan tertinggi yaitu 21,46±8,90 dan 30,31±6,12. Sedangkan, rerata kadar HDL post test terendah dan tertinggi 24,44±8,72 dan 39,98±1,05. Uji ANOVA menunjukkan hasil yang signifikan (p = 0,008). Analisis post hoc Duncan menunjukkan kelompok seduhan kombinasi daun alpukat dan daun kelor maupun simvastatin tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok C, D, E, dan F. Dosis kombinasi maupun simvastatin sama kuat dalam meningkatkan kadar HDL.

Kesimpulan : Kombinasi seduhan daun kelor dan daun alpukat berpengaruh terhadap peningkatan kadar HDL. Dosis yang disarankan yaitu 18mg/200gramBB daun alpukat dan 27mg/200gramBB daun kelor
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Hyperlipidemia is a lipid metabolism disorder which is characterized by increasing of cholesterol or triglycerides and decreasing level of High Density Lipoprotein (HDL). Utilization of Persea americana and Moringa oleifera leaves can be used as non-pharmacological therapies for increasing HDL level because taking the role as an antioxidant. This research aims to determine the steeping combination of Persea and Moringa leaves effect to against HDL level for hyperlipidemia rat model.

Method: The study is true experimental pre and post test with control design on 36 rats. Rats were divided into negative control (A), single dose of Persea leaves steeping 36mg/200gramBB (B), combination of 36mg/200gramBB Persea leaves and 54 mg/200gramBB Moringa leaves (C), combination of 18mg/200gramBB Persea leaves and 27 mg/200gramBB Moringa leaves (D), single dose of Moringa leaves steeping 54mg/200gramBB (E), and simvastatin 0,018 mg/day (F). Data were analyzed by ANOVA hypothesis test and Duncan post-hoc.

Results: The mean levels of HDL pretest for minimum and maximum are 21,46±8,90 and 30,31±6,12. The mean levels of HDL post-test for minimum and maximum are 24,44±8,72 and 39,98±1,05. ANOVA tests showed significant finding (p = 0.008). Analysis of post hoc Duncan showed that Persea and Moringa steeping combination or simvastatin treatment showed no significant difference between C, D, E, and F group. Duncan post hoc test result showed that combination group or simvastatin dose are equally strong to increase HDL levels.

Conclusion: The steeping combination of Persea and Moringa leaves has an effect on increasing HDL level. The suggested stepping combination is 18mg/200gramBB Persea leaves and 27 mg/200gramBB Moringa leaves.
Kata kuncidaun kelor, daun alpukat, HDL
Pembimbing 1Dr. Saryono, S. Kp., M. Kes
Pembimbing 2Dr. Hernayanti, M. Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2017-02-22 12:38:19.73539
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.