| NIM | G1G012036 |
| Namamhs | FIRDA AZIZA |
| Judul Artikel | PERBANDINGAN KEKUATAN TARIK PERLEKATANPADA PERLEKATAN ULANG VENEER ALL PORCELAIN ANTARA PERLAKUAN SANDBLASTING ALUMINIUM OKSIDA DENGAN TITANIUM DIOKSIDA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kasus debonding padaveneer all porcelaindari permukaan gigi tanpa disertai fraktur dapat dilakukan perbaikan tanpa harus membuat veneer baru. Perbaikan yang sering dilakukan melalui perlekatan konvensional hanya menggunakan asam hidrofluorik (HF) 9% dan silane sehingga memerlukan beberapa perlakuan tambahan untuk meningkatan retensinya. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kekuatan tarik perlekatanpada perlekatan ulang veneer all porcelain antara perlakuan sandblasting aluminium oksida(Al2O3) dan titanium dioksida (TiO2), sertaperlekatan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimentalmurni laboratoris yang menggunakan rancangan penelitian post test only control group design yang terdiri dari 24 sampel dan terbagi menjadi 3 kelompok. Kelompok 1 yaitu etsa asam HF 9%+ sandblasting Al2O3+ silane, kelompok 2 yaitu etsa asam HF 9%+ sandblasting TiO2+ silane, dan kelompok 3 yaitu etsa asam HF 9% + silane sebagai kontrol. Sampel penelitian ini berupa porcelain yang dilakukan uji tarik perlekatandan sebelumnya dilakukan uji scanning electron microscopy (SEM) dengan pengambilan 1 buah sampel dari setiap kelompok secara acak. Setelah itu dilakukan pengamatan pola kegagalan perlekatan pada semua sampel dengan menggunakan mikroskop stereo. Hasil Uji SEM kelompok 2 menghasilkan mikroporositas yang dalam, homogen, dan tidak ada keretakan. Uji one way ANOVAmenunjukkan perbedaan yang signifikan antara ketiga kelompok sampel. Kelompok 2 memiliki kekuatan tarik tertinggi, diikuti dengan kelompok 1, dan kelompok 3. Hasil evaluasi pola kegagalan perlekatan kelompok 2 mayoritas menunjukkan hasil mixed failure. Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa TiO2 dapat digunakan sebagai bahan sandblasting untuk meningkatkan kekuatan perlekatan veneer all porcelain. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Debonding cases of veneer all porcelain from the teeth without fracture can be repaired so don’t have to make a new veneer. The often repairing to do is conventional treatment, that only etched by hidrofluoric acid (HF) 9% and silaneapplication. Therefore added some surface treatment to increase the retention is needed. This study aimed to compared the tensile bond strength on rebonded veneer all porcelain between treatment using aluminium oxide (Al2O3), titanium dioksida (TiO2) sandblasting, and conventional bonding. This study was an experimental laboratories with post test only control group design which consist of 24 sample and divided into 3 groups. Group 1were etched by HF 9% + sandblasting Al2O3 + silane, group 2were etched by HF 9% + sandblastingTiO2 + silane, and Group 3 were etched by HF 9% + silane as a control. All specimens tested by universal testing machine to evaluated the tensile bond strength that previously were observed under scanning electron microscopy (SEM) randomly choosed one specimen of each groups. Then failure mode of each groups analyzed by stereo microscope. SEM micrographs in group 2 showed a deepanduniform microporosity, and there was no cracking. Data were analyzed using one way ANOVA showing significantly value of 3 groups. The highest value was group 2 following group 1, and then group 3. Failure mode evaluation in group 2 majority showed a mixed failure. The conclusion is TiO2 can be used for sandblasting material to increase the bond strength of veneer all porcelain. |
| Kata kunci | veneer all porcelain, sandblasting, aluminium oksida, titanium dioksida, kekuatan tarik perlekatan |
| Pembimbing 1 | drg. Setiadi Warata Logamarta, Sp.Ort. |
| Pembimbing 2 | drg. Rinawati Satrio, M.Si |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 85 |
| Tgl. Entri | 2017-02-20 23:40:50.073202 |
|---|