Artikel Ilmiah : F1A012099 a.n. HADI RIYANTO
| NIM | F1A012099 |
|---|---|
| Namamhs | HADI RIYANTO |
| Judul Artikel | Gerakan Seribu Sehari (Pemberdayaan Berbasis Kemandirian Kolektif pada Kelompok Ibu Dasa Wisma Seledri Kelurahan Pabuwaran Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan membangun masyarakat karena disamping memerangi kemiskinan dan kesenjangan juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif dan inisiatif. Gerakan seribu sehari merupakan gerakan yang berbasis pemberdayaan masyarakat dengan prinsip kemandirian kolektif, dengan cara mengurangi belanja Rp.1000,00/hari. Tujuan dari gerakan ini mengajak belajar bersama untuk mengendalikan rasa ingin dan menghindarkan diri terjebak menjadi pribadi yang konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik Purposive Sampling, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh gerakan seribu sehari kepada anggotanya yaitu mendidik atau mengajarkan kepada seluruh anggotanya untuk sama-sama membiasakan menabung dengan cara menyisihkan uang belanja sebesar seribu sehari. Keberhasilan dari program ini berdampak besar kepada anggota baik segi ekonomi berupa kesejahtraan anggotanya, segi lingkungan sosialnya membuat silaturhami dan kepedulian sesama anggota semakin erat, dan juga kebiasaan baru bagi anggota yaitu menabung. Implikasi dari pemberdayaan yang di lakukan oleh gerakan seribu sehari ialah berhasil membudayakan menabung para anggotanya, hasil dari tabungan selama dua tahun berhasil memberangkatkan anggota dan keluarganya untuk wisata bersama Gerakan seribu sehari hubungan antar anggota semakin terjalin erat, bisa membantu pendidikan anak-anaknya. Meskipun masih ada kendala seperti naik turunnya sikap disiplin anggota dalam hal menabung. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Empowerment communities is the activity of constructing the community because of besides fight poverty and gap also encouraged citizens to be more active and initiative. One day one thousand movement this is movement community empowerment to the principle of independence collectively, by means of reduce expenditure Rp.1000,00 per day. The purpose of this movement is is not just about money but call studying together to controls fear wish and escape stuck being personal being consumptive. Hence this research in a qualitative study by approach descriptive. The technique informants this research used technique purposive sampling, Data collection techniques used is observation, interview, and documentation. The result of this research showed that the empowerment undertaken by one day one thousand movement to their members namely of educating or teach to all its members to equally accustom to save money by means of spending money set aside as much as a thousand a day. The success of the program had managed to members of either economic aspect of prosperity its members, terms social environment make good relationship and concern of a fellow member and increasingly intensified, and also new habit to members of the savings. The implications of empowerment in do by one day one thousand movement was successfully cultivating saving its members, the result of savings for two years successfully he is sending members and his family to tourism with, With the motion of a thousand a day the relationship between members of the more closely interwoven , can help their children education .Although there are still obstacles such as the rise and fall discipline attitude members in terms of savings. |
| Kata kunci | Kata kunci: pemberdayaan, proses pemberdayaan, gerakan seribu sehari |
| Pembimbing 1 | Niken Paramarti D, S.Sos.M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr.Tyas Retno W, .M.Si. |
| Pembimbing 3 | Dr.Edy Suyanto, M.Si. |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2017-02-20 16:40:36.082712 |