Artikel Ilmiah : C2A015007 a.n. SINGGIH WIJAKSENA

Kembali Update Delete

NIMC2A015007
NamamhsSINGGIH WIJAKSENA
Judul ArtikelANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DI KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Ketersediaan pangan yang cukup di suatu wilayah tidak menajamin adanya ketahanan pangan rumah tangga. Ketahanan pangan rumah tangga merupakan gambaran ketahanan pangan di wilayah tersebut. Kondisi wilayah kecamatan di Kabupaten Banjarnegara secara relatif memiliki perbedaan pada karakter geografis, demografis dan sumberdaya yang secara langsung maupun tidak langsung akan menimbulkan ketimpangan pada perkembangan perekonomian tiap wilayah. hal ini diduga berpengaruh pada kondisi rumah tangga yang menjadikan penyebab ketahanan pangan rumah tangga menjadi berbeda pula. Berdasarkan hipotesis ini, tulisan ini mencoba menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Banjarnegara. Data yang digunakan adalah hasil survey pada 100 rumah tangga dari Kecamatan Rakit, Purwareja Klampok, Punggelan dan Pejawaran.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui derajat ketahanan pangan rumah tangga ditunjukkan oleh 32 rumah tangga tahan pangan, 11 rumah tangga rentan pangan, 28 rumah tangga kurang pangan dan 29 rumah tangga rawan pangan. Faktor yang berpengaruh positif dan signifikan adalah variabel pendidikan ibu rumah tangga, variabel cadangan pangan rumah tangga dan Luas lahan Pertanian rumah tangga, sedangkan yang berpengaruh negatif dan signifikan adalah variabel pangsa pengeluaran pangan dan jumlah anggota rumah tangga. Sedangkan variabel tingkat pendapatan rumah tangga, tingkat pendidikan kepala rumah tangga, tingkat pendidikan ibu rumah tangga, Variabel jarak rumah tangga dari pasar, dummy wilayah maju dan dummy wilayah pertanian terbukti tidak berpengaruh signifikan.

Kata kunci : ketahanan pangan rumah tangga, ketersediaan pangan, faktor yang berpengaruh, rawan pangan, rentan pangan.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
In one area, the availability of sufficient food does not guarantee house hold food security. House hold food security as a picture of food security in one area. The differences of distric condition in Banjarnegara regency relatively consist of geographical, demographical and resources characters, which cause imbalance for economic development directly and indirectly for each area. As expected, this phenomenon may influence to households condition which result in differences of household food security. Based on this hypothesis, the objective of this study for analyzing the influenced factors of house hold food security in Banjarnegara. The data gathered from survey on 100 house holds in some districts such as Rakit, Purwareja Klampok, Punggelan dan Pejawaran.
The results shows, levels of household food security are pointed by 32 secure food, 11 food vulnerable, 28 less food, 29 insecure food. The variables of mother’s education, food deposit, wide of house hold farm area have positive and significant effect. However variables food consumption share and total of family member negatively and significantly influence to food security. The variables of house holds income level, education level of households level, the distance of a households to market. The dummy of advance region and the dummy of farm area have unsignificant effect.

Keywords: household food security, food availability, influential factors, food insecurity, vulnerable food
Kata kunciKata kunci : ketahanan pangan rumah tangga, ketersediaan pangan, faktor yang berpengaruh, rawan pangan, rentan pangan.
Pembimbing 1Istiqomah, SE., M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Dr. Suprapto, SE., MS.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2017-02-20 09:22:07.935193
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.