Artikel Ilmiah : F1B012013 a.n. NURUL HUDA

Kembali Update Delete

NIMF1B012013
NamamhsNURUL HUDA
Judul ArtikelTATA KELOLA PENANGANAN SAMPAH MELALUI KEGIATAN MENABUNG SAMPAH PADAT (STUDI KASUS BANK SAMPAH “SAMPAH SAHABATKU” DI DESA MUNTANG, KECAMATAN KEMANGKON, PURBALINGGA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bank sampah merupakan salah satu bentuk penanganan sampah yang bertujuan mengatasi masalah persampahan dengan karakteristik menabung sampah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan tata kelola penanganan sampah melalui kegiatan menabung sampah padat di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan tata kelola penanganan sampah di Desa Muntang belum maksimal. Interaksi yang ditunjukkan oleh Bank Sampah “Sampah Sahabatku”, pemerintah, dan masyarakat dalam penanganan sampah belum mencapai tujuan yang bermanfaat dan ideal. Hal tersebut disebabkan partisipasi masyarakat masih tergolong dangkal dalam interaksi penanganan sampah, akuntabilitas yang ditunjukkan oleh pihak bank sampah dalam interaksi kepada masyarakat belum akuntabel dalam hal kewajiban dan keuangan. Serta, responsivitas untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat masih belum optimal tercapai.
Abtrak (Bhs. Inggris)Garbage bank is one form of garbage management aimed at addressing the problem of garbage with characteristics garbage saving. This study aims to describe the implementation of the governance of garbage management through the solid garbabe saving activities in the Muntang village, district of Kemangkon, Purbalingga. The research method use descriptive qualitative. The technique for selection of informant use purposive sampling. The results of this study governance of garbage management in the Muntang village not maximized. Interaction shown by garbage bank “My Friendly Garbage”, government, and community in garbage management has not reached a useful goal and ideal. This caused community participation is still relatively shallow in interaction of handling garbage, accountability shown by garbage bank to community in the interaction has not been accountable in terms of liability and financial. As well, the responsiveness to needs and demands of community is still not optimally achieved.

Keyword : Garbage Bank, Governance, Interaction
Kata kunciBank Sampah, Tata Kelola, Interaksi
Pembimbing 1Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc
Pembimbing 2Sendy Noviko, S.Sos, M.PA
Pembimbing 3Drs. Bahtaruddin, M.Si
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-02-17 16:02:36.659189
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.