Artikel Ilmiah : G1F012007 a.n. LARASATI KARTIKA
| NIM | G1F012007 |
|---|---|
| Namamhs | LARASATI KARTIKA |
| Judul Artikel | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI KONSUMEN APOTEK TENTANG OBAT GENERIK DI APOTEK YANG BERADA DI DAERAH PERKOTAAN DAN PEDESAAN DI BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penggunaan obat generik masih rendah dibanding obat bermerek dikarenakan adanya persepsi negatif mengenai obat generik. Hal tersebut bukan hanya disebabkan oleh persepsi masyarakat, melainkan disebabkan oleh rendahnya pengetahuan masyarakat tentang obat generik. Penelitian ini dilakukan untuk menghubungkan antara pengetahuan dan persepsi konsumen, serta membandingkan antara pengetahuan dan persepsi konsumen terhadap obat generik di apotek yang berada di kota dan di desa. Jenis penelitian bersifat kuantitatif analitik dan komparatif. Penentuan sampel apotek menggunakan Clauster Random Sampling. Responden sebanyak 216 konsumen diambil berdasarkan accidental sampling, menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari 3 penelitian sebelumnya dan telah dilakukan perbaikan. Data yang diperoleh dianalisis secara univaritat kemudian dilanjutkan dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan dan uji t-test independen untuk menguji perbedaan pengetahuan dan persepsi konsumen mengenai obat generik yang berada di kota maupun di desa. Hasil tingkat pengetahuan dan persepsi konsumen mengenai obat generik di desa dan kota tergolong sedang. Tidak terdapat perbedaan antara pengetahuan konsumen apotek yang berada di desa maupun di kota (p<0,05). Terdapat perbedaan antara persepsi konsumen apotek yang berada di desa maupun di kota (p<0,05). Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan persepsi konsumen apotek di desa (p>0,05) maupun konsumen apotek di kota (p>0,05). Oleh karena itu, pemilihan kota dan desa hendaknya sesuai dengan kriteria yang semestinya agar karakteristik responden tidak serupa antara kota dan desa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The use of generic drugs is still low compared to the branded drugs because of their negative perceptions about generic drugs. This is not only due to public perception, but rather due to the lack of public knowledge about generic drugs. This study was conducted to know the relation between the knowledge and perceptions of consumers, as well as to compare the knowledge and perceptions of consumers towards generic drugs in pharmacies in rural and urban areas. Design study was quantitative analytical and comparative. The samples were selected based on Clauster Raandom Sampling. Respondents were 216 consumers taken by accidental sampling, using a questionnaire adapted from three previous studies and improvements have been made. The data obtained were analyzed univaritat followed by Chi-Square test to determine the corelations and independent t-test to test for differences in consumer knowledge and perceptions about generic drugs that are in urban and rural areas. The result of the level of knowledge and perceptions of consumers of generic drugs in rural and urban areas classified as moderate. There was no difference between consumers knowledge pharmacies located in rural and urban areas. (p <0.05). There are differences between consumers perceptions pharmacies located in rural and urban areas (p <0.05). There were no corelations between knowledge and perceptions of consumers pharmacy in the rural areas (p> 0.05) and consumer pharmacies in urban areas (p> 0.05). Therefore, the selection of the urban and rural area should be accordence with the criteria, so that the characteristic of the respondent will be not the same between the urban and rural areas. |
| Kata kunci | Obat generik, pengetahuan, persepsi, kota, desa |
| Pembimbing 1 | Vitis Vini Fera R. U, M.Sc., Apt. |
| Pembimbing 2 | Nia Kurnia S, M.Sc., Apt. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2017-02-17 06:26:08.96953 |