Artikel Ilmiah : C1J013015 a.n. NUR ANNISA
| NIM | C1J013015 |
|---|---|
| Namamhs | NUR ANNISA |
| Judul Artikel | Determinants of Batik Crafter Wage in Papringan Village Banyumas District |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah tanggungan keluarga, ketrampilan, pengalaman, jam kerja, usia, dan tingkat pendidikan terhadap upah pengrajin batik di desa Papringan. Data primer yang diambil sebesar seratus responden dari pengrajin batik dipilih menggunakan sampel accidental. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukan bahwa jumlah tanggungan keluarga, ketrampilan, pengalaman, jam kerja, dan usia berpengaruh positif signifikan terhadap upah pengrajin batik. Namun, tingkat pendidikan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap upah pengrajin batik. Hal ini disebabkan karena upah yang pengrajin batik berdasarkan potongan kain yang dikerjakan. Produktivitas tenaga kerja lebih dipengaruhi oleh ketrampilan, pengalaman, dan jam kerja. Selanjutnya, cara membuat batik tidak ada dalam pelajaran sekolah, tetapi diajarkan melalui pelatihan. Implikasinya menunjukan bahwa 1) jumlah tanggungan keluarga dapat memberikan motivasi kepada kepala keluarga untuk mendapatkan upah yang lebih besar, tetapi disisi lain jumlah tanggungan keluarga yang dimiliki semakin banyak maka akan menjadi beban, 2) untuk meningkatkan upah pengrajin batik harus meningkatkan ketrampilan, 3) pengrajin batik yang kurang berpengalaman sebaiknya belajar kepada yang berpengalaman, 4) untuk mendapatkan upah yang lebih tinggi, pengrajin batik harus meningkatkan jam kerjanya, 5) usia berpengaruh negatif terhadap upah yang artinya pengrajin batik muda lebih produktif dari pada pengrajin batik yang berusia lanjut. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to analyze the effect of household size, skills, experience, working hour, age, and education level on batik crafters’ wage in Papringan village, Banyumas subdistrict. Primary data were collected from a hundred respondents of batik crafters in the village selected by accidental sampling. Using multiple linier regression analysis, the results indicate that household size, skills, experience, working hour, and age have significant positive effect on batik crafters’ wage. However, education level does not have significant effect on batik crafter’s wage. This could be due to the fact that wage of batik crafters is based on pieces. Labor productivity is more influenced by skills, experience, and working hour. Futhermore, skills in batik craft are not learned at schools, but are taught through training. The results imply that 1) household size provides motivation to household head to earn greater wage in order to meet the needs, but on other side household size will be burdensome, 2) in order to increase wage, batik crafters should improve their skills, 3) less experienced batik crafters should learn from the more experienced crafters, 4) in order to obtain higher wage,batik crafters should increase working hour, and 5) the negative effect of age on wage means that younger batik crafters are more productive than the older batik crafters. |
| Kata kunci | Kata kunci : upah, faktor-faktor yang mempengaruhi, rumah industri, batik |
| Pembimbing 1 | Istiqomah, SE, M.Sc, Ph.D |
| Pembimbing 2 | Dra. Endang Setiasih, MM |
| Pembimbing 3 | Bambang S.E, M.Si |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2017-02-16 22:44:19.800323 |