Artikel Ilmiah : D1E010167 a.n. ARIESTA DWI ATMOKO

Kembali Update Delete

NIMD1E010167
NamamhsARIESTA DWI ATMOKO
Judul ArtikelHUBUNGAN BOBOT LAHIR DENGAN BOBOT PRASAPIH DAN LEPAS SAPIH SAPI PERAH FRISSIAN HOLSTEIN DI BBPTU-HPT BATURRADEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan bobot lahir dengan bobot prasapih dan bobot lepas sapih sapi perah Frissian Holstein di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Sampel diambil sebanyak 100 ekor sesuai dengan variabel yang diamati yaitu bobot lahir, bobot pra sapih, dan bobot lepas sapih sapi yang lahir dari Januari 2013-September 2015. Data yang diperoleh bX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan bobot lahir dengan bobot prasapih dinyatakan dengan persamaan Y= 18,34+0,932X dengan nilai koefisien korelasi r= 0,905 dan r2= 81,8% (P<0,01). Hubungan bobot lahir dengan bobot lepas sapih dinyatakan dengan r2= 16,9% (P<0,01). Hubungan bobot prasapih dengan bobot lepas sapih dinyatakan dengan r2= 57,8% (P<0,01). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bobot lahir mempunyai hubungan yang sangat nyata dengan bobot prasapih dan lepas sapih, semakin tinggi bobot lahir maka akan diikuti dengan bobot prasapih dan bobot lepas sapih yang tinggi juga.
Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of this study was to determine the relationship between weight pre-weaning birth weight and weaning weight of Frissian Holstein dairy cows at BBPTU-HPT Baturraden. The research was conducted by survey method. Samples taken as many as 100 cows in accordance with the observed variables of birth weight, pre-weaning weight and weaning weight of calf being born from January 2013 to September 2015. Data were analyzed using regression analysis model to the formula Y= a + bX. The results showed that the relation of birth weight with a pre-weaning weight expressed by the equation Y= 18,34+0,932X correlation value r= 0,905 and r2= 81,8% (P<0,01). Relations birth weight by weaning weight is expressed by the equation r2= 16,9% (P<0,01). Pre-weaning weight relationship with weaning weight is exspressed by the r2= 57,8% (P<0,01). The conclusion of this study is the birth weight have a very real relationship with prasapih and weaning weights, high birth weight will be followed by pre-weaning and weaning weight are high anyway.
Kata kuncisapi perah, bobot lahir, bobot prasapih, bobot lepas sapih
Pembimbing 1 Ir. Pramono Soediarto, M.Si
Pembimbing 2Setya Agus Santosa, S.Pt., MP
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2017-02-16 03:11:14.872649
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.