| NIM | A1C012028 |
| Namamhs | DUBHE HANA SWANTIKA |
| Judul Artikel | ANALISIS KOMPARATIF USAHATANI PADI DENGAN TEKNOLOGI BUDIDAYA HAZTON DAN BUDIDAYA KONVENSIONAL DI DESA PEGALONGAN KECAMATAN PATIKRAJA KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antara padi dengan teknologi budidaya hazton dan budidaya konvensional (1) perbedaan besarnya biaya, produktivitas dan pendapatan usahatani padi; (2) perbedaan efisiensi usahatani padi. Penelitian dilakukan di Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas pada tanggal 25 April sampai 24 Juni 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan kuisioner dengan pengambilan responden secara sensus untuk petani padi dengan teknologi budidaya hazton dan simple random sampling untuk petani padi budidaya konvensional. Data dianalisis menggunakan analisis biaya, penerimaan dan pendapatan, analisis produktivitas, analisis efisiensi usahatani dan analisis uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Besarnya biaya usahatani padi dengan teknologi budidaya hazton sebesar Rp13.523.833/ha, produktivitas padi sebesar 5,105 ton/ha, dan pendapatan sebesar Rp3.322.667/ha. Besarnya biaya usahatani padi dengan budidaya konvensional sebesar Rp9.847.334/ha, produktivitas padi sebesar 4,028 ton/ha, dan pendapatan sebesar Rp2.237.589/ha. (2) Besarnya efisiensi usahatani ditunjukkan oleh nilai R/C ratio, nilai R/C ratio usahatani padi dengan teknologi budidaya hazton sebesar 1,25 dan 1,22 untuk usahatani padi dengan budidaya konvensional, jika diuji secara statistik maka tidak terdapat perbedaan nyata. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The aims of this study are to know between hazton and conventional technique (1) difference of cost, productivity and profit; (2) difference of efficiency rice farming. This study conducted at Pegalongan village on April 25th to June 24th 2016. The research method which is used in this study is survey. Data retrieval has been done using observation and interview method by questionnaire with respondents taking census for rice farmers with cultivation hazton and simple random sampling for rice farmers with conventional cultivation. Data was analyzed by using productivity analysis, cost, income, and profit analysis, farming efficiency analysis, and different test analysis. The result of this study shown that: (1) On rice farming with hazton technique has spend Rp13.523.833/ha as total cost, 5,105 ton/ha as productiviy, and Rp3.322.667/ha as profit, while with conventional technique has spend Rp9.847.334/ha as cost, 4,028 ton/ha as productivity, and Rp2.237.589/ha as profit. (2) The amount of farming efficiency is indicated by the value of R/C ratio, on rice farming with hazton technique value of R/C ratio is 1,25 and with conventional technique is 1,22. Meanwhile statistically, there are no difference between R/C ratio of rice cultivating with hazton technique and conventional technique. |
| Kata kunci | usahatani hazton, usahatani konvensional, produktivitas, pendapatan, efisiensi |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Dyah Ethika N, M.P. |
| Pembimbing 2 | Ir. Dwi Purwastuti, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2017-02-13 05:39:19.416521 |
|---|