| NIM | H1H012031 |
| Namamhs | DAVID HARYANTA BANGUN |
| Judul Artikel | APLIKASI STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) PADA BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) SEMI INTENSIF TAMBAK LINING DI KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG, JAWA TENGAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas yang memiliki peluang usaha menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian kegiatan pada budidaya udang vannamei dengan SNI 8007:2014 dan produksi budidaya udang vannamei di Desa Blendung, Kertosari, Ketapang dan Limbangan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode survey. Metode sampling yang digunakan yaitu sampling purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan penggunaan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi udang vannamei di Desa Blendung 750 – 2800 kg/satu siklus, Desa Kertosari sebanyak 700 – 2800 kg/satu siklus, Desa Ketapang sebanyak 900 – 3000 kg/satu siklus, dan Desa Limbangan sebanyak 723 – 2500 kg/satu siklus. Persentase kesesuaian dengan SNI di Desa Blendung 73%, Desa Kertosari 70%, Desa Ketapang 76%, dan Desa Limbangan 70%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Shrimp Litopenaeus vannamei is one of commodity which has a promising business opportunity. This research aimed to determine the production of shrimp and the suitability of cultivation shrimp activities with SNI 8007:2014 at Blendung, Kertosari, Ketapang and Limbangan village, Ulujami subdistrict, Pemalang regency, Central Java. The method used in this study was survey method. The sampling method used was purposive sampling. All the data obtained through observation and questionaire. The result of this research showed that the production of shrimp at Blendung village was 750 - 2800 kg/one cycle, Kertosari village was 700 – 2800 kg/one cycle, Ketapang village was 900 – 3000 kg/one cycle and Limbangan village was 723 – 2500 kg/one cycle. The suitability percentage according to SNI at Blendung village was 73%, Kertosari village was 70%, Ketapang village was 76% and Limbangan village was 70%. |
| Kata kunci | vannamei, produksi, SNI Budidaya |
| Pembimbing 1 | Rudy Wijaya, S.Pi, M.Si |
| Pembimbing 2 | Anandita Ekasanti, S.Pt, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2017-02-12 10:45:58.597176 |
|---|