Artikel Ilmiah : D1E013187 a.n. ESTI APRILLIYANI

Kembali Update Delete

NIMD1E013187
NamamhsESTI APRILLIYANI
Judul ArtikelEKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TROMBOSIT DAN FIBRINOGEN DARAH KELINCI YANG TERINFEKSI KOKSIDIOSIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih (Allium sativum) terhadap trombosit dan fibrinogen darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis dan mengetahui pengaruh level ekstrak bawang putih (Allium sativum) yang paling optimum terhadap trombosit dan fibrinogen darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah 25 ekor kelinci peranakan rex jantan umur 2-3 bulan dengan bobot ± 600 gram, darah kelinci, EDTA (Ethylenediaminetetraacetic acid), feses kelinci, larutan gula jenuh, ekstrak bawang putih, aquades steril, Na CMC 0,5%, dan etanol 70%. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kandang kelinci, timbangan, nipple, autoclaf, oven, mortir, saringan, corong, pengaduk kaca, beker glass, magnetic stirrer, stirrer, mikroskop, double object glass, cover glass, rotary evaporator, cawan porselin, waterbath, gelas ukur, centrifuge, microhematocrit, spuit injection, kertas saring, aluminium foil, pinset, tabung reaksi, termos es, dan plastik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 5 perlakuan dan 5 ulangan dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Perlakuan terdiri atas D0: sebagai kontrol (tanpa pemberian ekstrak bawang putih), D1: kelinci dengan pemberian 10 mg ekstrak bawang putih, D2: kelinci dengan pemberian 20 mg ekstrak bawang putih, D3: kelinci dengan pemberian 40 mg ekstrak bawang putih, dan D4: kelinci dengan pemberian 80 mg ekstrak bawang putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang putih (Allium sativum) berpengaruh tidak nyata nyata (P>0.05) terhadap peningkatan jumlah trombosit dan fibrinogen darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis.
Abtrak (Bhs. Inggris)The purposes of this research were to assess the effects of garlic extract (Allium sativum) on platelet and fibrinogen in blood of rabbits infected coccidiosis and to know the most optimum usage of the concentration of garlic extract (Allium sativum) on platelet and fibrinogen in blood of rabbits infected coccidiosis. The research materials used in this study were 25 male rex rabbits of 2-3 years old with ± 600 g of weight, rabbits blood, EDTA (Ethylenediaminetetraacetic acid), rabbits feces, saturated sugar, garlic extract, aquades steril, Na CMC 0,5%, and etanol 70%. The equipments used in the study were rabbits cage, weigher, nipple, autoclaf, oven, mortir, filter, funnel, glass stirrer, beacker glass, magnetic stirrer, stirrer, microscope, double object glass, cover glass, rotary evaporator, porcelain cup, waterbath, measuring tube, centrifuge, microhematocrit, spuit injection, filter paper, aluminium foil, tweezers, reaction tube, ice thermos, and plastic. The research method was used experimental method with Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 5 repetitions and followed by Honesty Significant Difference (HSD) test. The treatments consisted of D0: as a control (without garlic extract), D1: rabbit with the given 10 mg of garlic extract, D2: rabbit with the given 20 mg of garlic extract, D3: rabbit with the given 40 mg of garlic extract, and D4: rabbit with the given 80 mg of garlic extract. The reseach result showed that the use of garlic extract had no significant influence (P>0.05) on increasing the amount of platelet and fibrinogen in blood of rabbits infected coccidiosis.
Kata kunciEkstrak bawang putih, koksidiosis, trombosit, fibrinogen, kelinci
Pembimbing 1drh. Diana Indrasanti, M.Biotech.
Pembimbing 2drh. Hj. Sri Hastuti, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2017-02-09 01:37:15.466051
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.