Artikel Ilmiah : G1A013029 a.n. AZAHRA FIRDAUSI HARISA
| NIM | G1A013029 |
|---|---|
| Namamhs | AZAHRA FIRDAUSI HARISA |
| Judul Artikel | HUBUNGAN KADAR KADMIUM DENGAN kADAR BESI PADA WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker di Indonesia yang paling mendominasi. Kadmium merupakan jenis logam berat yang karsinogenik pada manusia. Kadar besi yang rendah di dalam tubuh akan meningkatkan absorbsi kadmium. Kadmium di dalam tubuh akan berkompetisi dengan besi pada sisi transporternya, yaitu Divalent Metal Trasporter-1 (DMT-1). Kadmium dalam tubuh akan mengakibatkan terbentuknya Reactive Oxygene Species (ROS) melalui ikatannya dengan ferritin, metallothionein, dan estrogen yang dapat mencetuskan kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar kadmium dengan kadar besi pada wanita penderita kanker payudara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan studi cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 dan merupakan wanita penderita kanker payudara di Rumah Sakit Dadi Keluarga Purwokerto tahun 2016. Pada penelitian ini kadar kadmium hanya dapat terdeteksi pada 9 sampel dengan kadar kadmium berkisar antara 11 - 33,33 µg/L (17,22 ± 7,58) µg/L. Kadar besi pada 62 sampel adalah berkisar antara 5,36 - 151,94 mg/kg (77,64 ± 61,78) mg/kg. Usia pada penelitian ini berkisar antara 25 - 76 tahun (48,73 ± 11,03) tahun. Hasil Uji Korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia dengan kadar besi (p = 0,800) di mana kekuatan korelasinya lemah dan arah korelasinya positif (r = 0,33). Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu hubungan antara kadar kadmium dengan kadar besi pada wanita penderita kanker payudara tidak dapat dianalisis secara statistik. __________________________________________________________________ |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Breast cancer is one of cancer type which most dominating in Indonesia. Cadmium is a heavy metal that is carcinogenic to humans. Low levels of iron in the body will increase the absorption of cadmium. Cadmium will compete with iron in transporter side called Divalent Metal Transporter-1 (DMT-1). Cadmium in the body will cause the formation of Reactive Oxygen Species (ROS) through a bond with ferritin, metallothionein, and estrogen which can trigger breast cancer. The purpose of this study is to determine the correlation between cadmium levels with iron levels in women with breast cancer. This study is an observational analytical study with cross-sectional design. Sample size of this study is 62 which is woman with breast cancer at Rumah Sakit Dadi Keluarga Purwokerto in 2016. In this study cadmium levels can only be detected in 9 samples with cadmium levels was ranged from 11 to 33.33 ug / L (17.22 ± 7.58) µg/L. Iron levels in 62 samples was ranged from 5.36 to 151.94 mg / kg (77.64 ± 61.78) mg / kg. Age in the study ranged from 25-76 years (48.73 ± 11.03) years. The result of Spearman Correlation Test showed that there is no correlation between age with iron levels (p = 0,795) in weak correlation strength and positive correlation directions (r = 0,34). The conclusion of this study is the correlation between cadmium levels with iron levels in woman with breast cancer can not be statistically analysis. __________________________________________________________________ |
| Kata kunci | Kata kunci: kanker payudara, kadmium, besi |
| Pembimbing 1 | Dr. dr. Nendyah Roestijawati, M.KK |
| Pembimbing 2 | Dr. Dra. Hernayanti, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2017-02-08 21:56:09.827129 |