Artikel Ilmiah : A1C012014 a.n. NURKHOLIS RAKHMAN HAKIM

Kembali Update Delete

NIMA1C012014
NamamhsNURKHOLIS RAKHMAN HAKIM
Judul ArtikelANALISIS KOMPARATIF USAHATANI BAWANG MERAH PADA MUSIM KEMARAU DAN PENGHUJAN DI KECAMATAN PABEDILAN KABUPATEN CIREBON
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan dari usahatani bawang merah di musim kemarau dan penghujan; (2) perbedaan efisiensi usahatani bawang merah pada musim kemarau dan penghujan di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon; dan (3) perbedaan senstivitas usahatani bawang merah di musim kemarau dan penghujan di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon terhadap pendapatan dan RC ratio. Penelitian dilaksanakan tanggal 29 September sampai 25 Oktober 2016 di Desa Pabedilan Wetan, Pabedilan Kaler dan Silihasih. Sasaran Penelitian adalah anggota kelompok tani terpilih. Metode penelitian yang digunakan adalah sensus dengan jumlah responden 63 petani bawang merah yang menanam pada tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani bawang merah pada musim kemarau/Ha masing-masing sebesar Rp 133.297.204, Rp 168.473.684, dan Rp 35.176.478. R/C ratio sebesar 1,26. Pada usahatani bawang merah di musim penghujan/Ha total biaya, penerimaan dan pendapatan masing-masing sebesar Rp 117.866.284, Rp 140.382.887, dan Rp 22.516.603 dan R/C ratio sebesar 1,19.Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada pendapatan usahatani bawang merah di musim kemarau dan penghujan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa hanya pada asumsi Harga input naik, penerimaan turun usahatani bawang merah sudah tidak layak untuk diusahakan di musim kemarau dan penghujan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to: 1) find out how much the cost, revenue, and income from Red Onion cultivation on dry and wet season, 2) find out the difference in efficiency between Red Onion cultivation on dry and wet season at Pabedilan subdistrict Cirebon, and 3) to find out the difference in sensitivity of Red onion cultivation on dry and wet season at Pabedilan subdistrict Cirebon towards the income and R/C ratio. The study conducted at Pabedilan wetan, Pabedilan Kaler, and Silihasih Village, on september 29th – October 25th 2016. The objects of this study are farmers on each farmer association. The research method used in this research was census so 63 Red onion farmers who cultivate Red Onion in 2015.. Data was analyzed using cost, income, and profit analysis, farming efficiency analysis, and different test analysis. The result of this study shows that Red Onion cultivation on dry season has spent total cost, earned and revenue their own are f Rp 133.297.204, Rp 168.473.684 , Rp 35.176.478 with R/C ratio of 1.26 per hectare per growing season. Red Onion cultivation on wet season has spent total cost, earned and revenue are Rp 117.866.284,Rp 140.382.887, Rp 22.516.603 with R/C ratio of 1.19 per hectare per growing season. t test, the result shows that have a significant different between Red Onion cultvation on dry and wet season. Sensivitas analys showing that only at assumption input price increase, revenue decrease Red Onion cultivation not decent on dry and wet season.
Kata kunciBawang Merah, usahatani, musim kemarau, musim penghujan.
Pembimbing 1Ir. Sri Widarni, M.Si
Pembimbing 2Ir. Dwi Purwastuti, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-02-07 18:59:19.124869
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.