Artikel Ilmiah : A1C012086 a.n. ULUM ZYAHROIDA

Kembali Update Delete

NIMA1C012086
NamamhsULUM ZYAHROIDA
Judul ArtikelEFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) DI KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kecamatan Kembaran merupakan salah satu daerah penghasil kacang tanah di Kabupaten Banyumas dengan produktivitas sebesar 1,45 ton/ha, tetapi produktivitas tersebut masih jauh dari potensi hasil kacang tanah yaitu mampu mencapai 2 ton/ha. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kacang tanah yaitu dengan penggunaan faktor produksi yang efisien agar menghasilkan keuntungan yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Menghitung pendapatan yang diterima petani dalam usahatani kacang tanah, 2) Menganalisis pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi usahatani kacang tanah, 3) Menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi pada usahatani kacang tanah. Penelitian dilaksanakan di Desa Sambeng Kulon dan Kramat Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas pada bulan Agustus sampai September 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Pengambilan petani sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling dan diperoleh jumlah responden sebanyak 41 petani. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis fungsi produksi Cobb Douglas, dan analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Rata-rata pendapatan usahatani kacang tanah di Kecamatan Kembaran sebesar Rp7.970.348,8 per ha dan Rp1.932.323,58 per petani, 2) Faktor produksi luas lahan dan benih secara parsial memiliki pengaruh nyata terhadap hasil produksi kacang tanah di Kecamatan Kembaran, 3) Penggunaan faktor produksi berupa luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk TS, pupuk phonska, pestisida, dan tenaga kerja pada usahatani kacang tanah di Kecamatan Kembaran belum mencapai efisiensi ekonomi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Kembaran District is one of the regions that produces peanut in Banyumas Regency with a productivity of 1,45 ton/ha, but the productivity is still far from the potential results of peanut which are 2 ton/ha. The efforts to do are to increase the production of peanut with the efficient used of input to obtain maximum profit. The research aimed to : 1) Calculate the income received by farmers in peanut farming, 2) Analyze the effect of the used production factors to the production of peanut farming, 3) Analyze the efficiency of utilization factor production on peanut farming. This research was conducted in Sambeng Kulon and Kramat village Kembaran District Banyumas Regency in August – September 2016. The method of research used is survey method. Getting farmers samplewas done by Simple Random Sampling and obtained 41 farmers. Analysis method which used revenues analysis, Cobb Douglas’s production function analysis, and efficiency analysis. The results showed that : 1) The average revenue of peanut farming in Kembaran District is Rp7.970.348,8 per ha and Rp 1.932.323,58 per farmer, 2) Land area, and seed were partially affecting towards peanut production in Kembaran District, 3) The usage production factors such as land area, seed, urea fertilizer, TS fertilizer, phonska fertilizer, pesticides, and labor on peanut farmingin Kembaran District has not reached the higgest economic efficiency.
Kata kuncikacang tanah, faktor produksi, efisiensi
Pembimbing 1Ir. Tatang Widjojoko M.P.
Pembimbing 2Ratna Satriani S.P., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-02-07 18:48:16.703309
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.