Artikel Ilmiah : G1A013022 a.n. MEGHANTARI PUTRI
| NIM | G1A013022 |
|---|---|
| Namamhs | MEGHANTARI PUTRI |
| Judul Artikel | HUBUNGAN LAMANYA POSISI MEMBUNGKUK DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PETANI DI DESA KIARAJANGKUNG KABUPATEN TASIKMALAYA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang: Low Back Pain (LBP) merupakan keluhan yang sering dijumpai. Prevalensi low back pain di Indonesia diperkirakan sebesar 7,6% sampai 37%. Sekitar 90% dari low back pain disebabkan karena kesalahan posisi dalam bekerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara lamanya posisi membungkuk dengan keluhan low back pain pada petani di Desa Kiarajangkung Kabupaten Tasikmalaya. Metode : Disain penelitian ini adalah cross-sectional dengan jumlah sampel 30 orang petani yang bekerja di Desa Kiarajangkung Kabupaten Tasikmalaya yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diambil menggunakan teknik nonprobability sampling dengan consecutive sampling. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Fisher. Hasil: Responden yang mengalami keluhan low back pain pada petani dengan lamanya posisi membungkuk <173 menit sebanyak 6 orang (25,0%), dan yang bekerja dengan lamanya posisi membungkuk >173 menit sebanyak 18 orang (75,0 %). Hasil analisis uji fisher menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara lamanya posisi membungkuk dengan keluhan low back pain, nilai p= 0.016 (p<0,05) Kesimpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara lamanya posisi membungkuk dengan keluhan low back pain pada petani di Desa Kiarajangkung Kabupaten Tasikmalaya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Low Back Pain (LBP) is considered as a frequently encountered complaint. The prevalence of low back pain in Indonesia is estimated from 7,6% to 37%. Approximately 90% of low back pain is resulted by improper position during work. The objective of this research was to investigate the correlation between the length of time in bending position and low back pain of farmers in Kiarajangkung village, Tasikmalaya regency. Method: The research design was cross-sectional with sample of 30 farmers working in Kiarajangkung village, Tasikmalaya regency. These farmers met the inclusion and exclusion criteria taken from nonprobability sampling and consecutive sampling. The research data was analyzed using Fisher test. Result: The research participants or farmers who experienced low back pain in less than 173 minutes bending position were 6 participants (25,0%), and those who experienced low back pain in more than 173 minutes were 18 participants (75,0 %). The results of Fisher test showed that there was a significant correlation between the length of time in bending potion with low back pain, p value = 0.016 (p<0,05). Conclusion: There was a significant correlation between the length of time in bending position with low back pain on farmers in Kiarajangkung village, Tasikmalaya regency. |
| Kata kunci | Low back pain, the length of time in bending position, farmers. |
| Pembimbing 1 | dr. Untung Gunarto, Sp.S, MM |
| Pembimbing 2 | Dr. dr. Nendyah Roestijawati, M.KK |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2017-02-07 13:19:09.182084 |